Ketiadaan sistem referensi vertikal yang seragam di wilayah lepas pantai Indonesia, khususnya di area operasi OSES-ONWJ menyebabkan ketidakakuratan data elevasi yang berdampak pada efisiensi dan keselamatan operasional. Hal ini membuat penyediaan data datum pasut sebagai referensi vertikal diperlukan. Proyek ini bertujuan merancang dan membangun infrastruktur geomatika berupa OSDATUM—Offshore Tidal Datum—yang menyediakan informasi lima jenis datum pasut, yaitu Mean Sea Level (MSL), Highest Astronomical Tide (HAT), Lowest Astronomical Tide (LAT), Mean High Water Spring (MHWS), dan Mean Low Water Spring (MLWS). Website ini dapat diakses pada www.osdatum.vercel.app. Perhitungan datum dilakukan menggunakan data model pasut TPXO yang telah dikoreksi berdasarkan pengamatan lapangan menggunakan LUWES di Pulau Pramuka, serta diproses dengan algoritma UTide. Website dibangun menggunakan ReactJS dan Firebase untuk menyajikan data dalam bentuk grid spasial dengan resolusi (1/12)°. Sistem ini memungkinkan pengguna mengakses informasi datum melalui antarmuka interaktif dengan model bisnis berbasis lisensi institusi dan transaksi per-grid. Validasi terhadap data input prediksi pasut menunjukkan RMSE sebesar 0,0559 meter, mengindikasikan kesesuaian tinggi antara model prediksi dan pengamatan. Selain itu, validasi terhadap datum menunjukkan RMSE sebesar 0,1624 meter. Hasil ini menunjukkan bahwa OSDATUM mampu menjadi solusi referensi vertikal yang efisien, akurat, dan dapat diakses untuk mendukung kegiatan survei dan konstruksi lepas pantai di Indonesia.
Perpustakaan Digital ITB