Teks ini terdiri dari beberapa lampiran (64-88) yang merinci berbagai aspek terkait infrastruktur OSDatum, dengan catatan bahwa ITB hanya dipergunakan di area kampus ITB untuk keperluan pendidikan dan penelitian.
1. **Estimasi Biaya Pembangunan dan Pengembangan Infrastruktur (Lampiran A dan B):**
* **Lampiran A (64-66)** menguraikan estimasi biaya pembangunan infrastruktur OSDatum secara rinci, mencakup pengembangan platform (UI/UX, frontend, backend, integrasi data), biaya pengolahan dan penyajian data, biaya pengambilan data lapangan, infrastruktur hosting, serta lisensi perangkat lunak (Matlab, TPXO). Total rencana anggaran untuk ini adalah **Rp 413.078.608** (termasuk PPN 11%).
* **Lampiran B (67-68)** menambahkan estimasi biaya pengembangan infrastruktur pendukung akuisisi data pasut, yaitu pembangunan dan perawatan stasiun pasut, dengan total **Rp 127.975.000**.
2. **Estimasi Kerugian Biaya Tanpa Infrastruktur (Lampiran C, 69-70):** Lampiran ini menyoroti potensi kerugian signifikan jika infrastruktur OSDatum tidak ada. Kerugian ini meliputi kesalahan reduksi kedalaman yang memerlukan survei ulang, kerusakan peralatan (echosounder, ROV), risiko operasional (kerusakan kapal), ketergantungan pada kontraktor eksternal untuk prediksi pasut, dan dampak jangka panjang berupa kesalahan perencanaan infrastruktur yang membutuhkan biaya rekonstruksi tinggi. Total potensi kerugian ini diperkirakan mencapai **Rp 13.079.875.000**, yang jauh melampaui biaya pembangunan infrastruktur.
3. **Hasil Validasi dan Uji Coba (Lampiran D dan E):**
* **Lampiran D (71-85)** menyajikan hasil sampel validasi data prediksi pasut.
* **Lampiran E (86-88)** menampilkan hasil respons dari uji prototipe web (melalui Google Form), mengevaluasi aspek seperti kebahagiaan (happiness), keterlibatan (engagement), adopsi (adoption), retensi (retention), dan keberhasilan tugas (task success).