ABSTRAK Audie Quisha Jerome Tampubolon
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Penelitian ini mengkaji permasalahan refleksi gelombang yang umum dijumpai
pada eksperimen flume gelombang, yaitu ketika batas hilir cenderung berperilaku
sebagai dinding kaku, bukan sebagai penyerap sempurna. Kondisi ini kurang sesuai
untuk merepresentasikan kondisi perairan terbuka. Untuk mengurangi refleksi
pada batas tersebut, penelitian ini mengembangkan model numerik propagasi
gelombang berdasarkan Persamaan Air Dangkal Linier (Linear Shallow Water
Equations) satu dimensi yang dilengkapi sponge layer buatan dengan fungsi
redaman sinus kuadrat yang berubah secara halus. Model ini didiskretisasi
menggunakan metode volume hingga pada grid setengahan (staggered grid) untuk
menjaga stabilitas numerik sekaligus perilaku propagasi gelombang yang baik.
Karena parameter redaman optimal sangat sensitif terhadap kinematika gelombang,
Algoritma Genetika (GA) digunakan untuk mengoptimasi panjang sponge layer dan
koefisien redaman secara sistematis pada berbagai frekuensi gelombang datang.
Eksperimen numerik menunjukkan bahwa parameter-parameter optimal tersebut
bergantung pada frekuensi gelombang secara kompleks dan tidak monotonik,
sehingga penentuan parameter secara manual terbukti tidak efisien dan kurang
dapat diandalkan. Kerangka optimasi ini selanjutnya diuji secara komprehensif
pada domain dengan batimetri miring, di mana fenomena pendangkalan gelombang
(wave shoaling) akibat perubahan kedalaman mengubah amplitudo target secara
dinamis dan menambah kompleksitas variabel hidrodinamika. Hasil simulasi
menunjukkan bahwa GA berhasil menemukan konfigurasi yang mendekati optimal
secara efisien serta menghasilkan galat refleksi yang konsisten rendah. Temuan ini
mendukung penggunaan metode pencarian global otomatis dalam merancang syarat
batas peredam yang efektif, baik pada domain dasar datar maupun batimetri miring.
Perpustakaan Digital ITB