ABSTRAK Valentinus Brian Johan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Pertumbuhan ritel modern di Indonesia yang didominasi oleh jaringan minimarket
dengan kepadatan gerai yang tinggi menjadikan pengelolaan persediaan antarca-
bang sebagai permasalahan operasional yang penting. Setiap cabang menghadapi
permintaan yang tidak pasti dan bervariasi secara spasial, sehingga keputusan perse-
diaan perlu mempertimbangkan keseimbangan antara biaya penyimpanan dan risiko
kehilangan penjualan, serta memungkinkan pemindahan persediaan secara lateral.
Penelitian ini memformulasikan permasalahan tersebut sebagai model optimisasi dengan
enam fungsi tujuan dan mengembangkan kerangka penyelesaian untuk menghasilkan
himpunan solusi trade-off yang kemudian dipilih berdasarkan preferensi pengambil
keputusan. Model mencakup enam cabang dan seratus produk dalam satu siklus
bulanan, dengan 3.600 variabel keputusan bilangan bulat, yang meminimumkan biaya
penyimpanan, kekurangan persediaan, dan logistik serta memaksimumkan cycle service
level, fill rate, dan perputaran persediaan, dengan kendala kapasitas penyimpanan,
ukuran lot, dan target tingkat layanan. Permintaan tingkat cabang dimodelkan
menggunakan distribusi Negative Binomial untuk mengakomodasi overdispersi. Untuk
menyelesaikan model, dikembangkan algoritma NS-ACO yang mengintegrasikan Ant
Colony Optimization dengan niching berbasis reference point dari NSGA-III untuk
mempertahankan keragaman solusi pada enam fungsi tujuan. Pencarian dilakukan pada
daerah layak melalui pengambilan sampel di sekitar titik acuan lot minimum. NS-ACO
menghasilkan 13.519 solusi non-dominated yang seluruhnya layak. Untuk mengurangi
biaya komputasi metode interaktif, pencarian solusi dilakukan satu kali pada tahap
awal, kemudian metode synchronous NIMBUS diterapkan pada himpunan solusi yang
dihasilkan. Tiga putaran klasifikasi menghasilkan rencana akhir dengan pemenuhan
seluruh permintaan dan cycle service level sebesar 0,9921. Hasil juga menunjukkan
bahwa 0,79 poin persentase terakhir peningkatan tingkat layanan memerlukan biaya
sekitar 22 kali lebih besar per poin persentase.
Perpustakaan Digital ITB