Pantai Niyama merupakan wilayah pesisir yang dipengaruhi oleh dinamika
gelombang laut dan proses perubahan garis pantai. Rencana pemasangan wave mill
sebagai pembangkit energi gelombang berpotensi memodifikasi karakteristik
gelombang yang merambat menuju pantai, sehingga dapat berdampak pada pola
transpor sedimen dan perubahan garis pantai. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dampak pemasangan wave mill terhadap perubahan gelombang dan
respons garis pantai di Pantai Niyama menggunakan pendekatan pemodelan
numerik menggunakan MIKE 21 Spectral Waves (SW) untuk mensimulasikan
transformasi gelombang pada existing condition dan skenario dengan pemasangan
wave mill, selanjutnya hasil gelombang keluaran dari MIKE 21 SW digunakan
sebagai masukan pada model LITPACK untuk menganalisis transpor sedimen
sepanjang pantai dan perubahan garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemasangan wave mill menyebabkan reduksi energi gelombang di area bayangan
(wave shadow zone/ wsz), yang berdampak pada penurunan transport sedimen
sejajar pantai dan perubahan pola akresi serta erosi di sekitar lokasi studi. Temuan
ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam perencanaan pemanfaatan
energi gelombang laut yang berkelanjutan serta mitigasi dampak terhadap
lingkungan pesisir di Pantai Niyama.
Perpustakaan Digital ITB