digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Lentya Permata Sari Arya Pati [17421052]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Industri komunikasi visual periklanan memiliki peran signifikan dalam memperkuat konsumsi yang tidak berkelanjutan dan menyumbang pada kerusakan lingkungan global. Pola konsumsi yang terbentuk lebih menitikberatkan pada simbol daripada manfaat, memperkuat kesadaran semu dalam masyarakat. Di sisi lain, periklanan juga berpotensi menjadi alat perubahan sosial jika diarahkan untuk mendorong aksi kolektif dan perilaku prolingkungan. Penelitian ini menggunakan teori decolonizing design, politics of design, design of the pluriverse, social engineering, poverty porn, serta pendekatan cross-culture untuk mengeksplorasi peran kampanye sosial lintas budaya dalam meningkatkan kesadaran terhadap climate action. Studi ini juga meninjau bagaimana pendekatan kreatif dan partisipatif dapat mengatasi hambatan psikologis serta meningkatkan efektivitas pesan pada Gen Z. Perancangan kampanye sosial ini mengusung konsep dualisme antara negara maju dan berkembang, dengan fokus pada kolaborasi kolektif, bukan saling menyalahkan. Strategi kampanye dirancang melalui pendekatan lokalisasi budaya guna menciptakan pesan yang relevan dan inklusif bagi audiens di Indonesia dan Belgia. Kampanye sosial bertajuk Adpocalypse, yang mengusung gaya naratif yang sulit diabaikan dengan mekanisme “tidak bisa diskip”, menyerupai kekacauan apokaliptik yang memaksa perhatian. Meskipun dapat dilewati, struktur visual dan emosional kampanye dirancang untuk menciptakan keterlibatan bawah sadar di kalangan Gen Z. Kampanye ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata terhadap perubahan iklim lintas budaya.