digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2024 TA PP MUHAMMAD NASRULLAH ZULKARNAIEN 1.pdf
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Masyarakat Indonesia saat ini sedang mengalami krisis moral, khususnya krisis dalam kejujuran. Hal ini merupakan dampak dari kurangnya penanaman pendidikan karakter kepada remaja. Remaja perlu menyadari pentingnya sikap jujur dan amanah dalam kehidupan sehari-hari. Menceritakan kisah Jataka yang terukir pada Candi Borobudur dapat mengajarkan remaja pentingnya nilai karakter dan moral. Kisah Jataka dapat dibawa melalui media yang disukai oleh remaja, contohnya adalah videogame. Interaksi dalam videogame dapat mengajarkan pemain mengenai nilai karakter dengan konsep ‘bermain dan belajar’. Game seperti game puzzle dapat menguji pemain untuk berlogika. Proses perancangan game puzzle untuk mengajarkan remaja mengenai nilai moral melalui kisah Jataka ini dimulai dengan tinjauan pustaka mengenai relief Candi Borobudur, kisah Jataka, game puzzle, dan psikografi remaja. Kemudian, dilanjutkan dengan observasi relief Jataka, wawancara dengan praktisi, dan kuesioner terhadap remaja. Hasil riset kemudian dijadikan sebagai panduan desain game puzzle. Rancangan game berorientasi pada unsur unsur game yang disukai oleh remaja berumur 12-16 tahun. Hasil rancangan berupa sebuah game puzzle mobile dengan elemen narasi dan role-playing (RPG). Cerita dalam game dirancang menjadi non-linear untuk melatih kepekaan terhadap nilai moral dan menunjukkan konsekuensi dari aksi pemain.