digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Annisa Sabrina Auliya [17221055]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Tugas akhir ini mengangkat mitologi laut Jepang sebagai sumber narasi yang diterjemahkan ke dalam medium keramik fungsional berbentuk sculpture incense waterfall. Empat tokoh mitologis Ry?jin, Ningyo, Umib?zu, dan Namazu, Kashima dipilih sebagai representasi simbolik relasi manusia dengan laut, yang mencakup aspek kekuasaan, ambiguitas, ketidakpastian, serta keseimbangan antara kehancuran dan keteraturan alam. Pendekatan ini bertujuan menghadirkan mitologi tidak hanya sebagai cerita visual, tetapi sebagai pengalaman ruang yang bersifat multisensorik. Metode penciptaan dilakukan melalui tahapan riset literatur mitologi, eksplorasi visual, eksperimen material, serta proses perancangan dan perwujudan karya. Medium yang digunakan adalah tanah liat earthenware Sitiwinangun dengan teknik direct sculpting. Pewarnaan massa tanah diterapkan melalui teknik body staining menggunakan campuran oksida logam, dan karya dibakar pada suhu 1050°C tanpa glasir untuk mempertahankan kejujuran material. Elemen asap dupa backflow diintegrasikan sebagai bagian fungsional dan konseptual, didukung oleh aroma dan elemen suara untuk membangun pengalaman inderawi yang menyeluruh. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa keramik fungsional mampu menjadi medium naratif yang efektif dalam menyampaikan mitologi melalui perpaduan bentuk, material, dan pengalaman multisensorik. Karya ini diharapkan dapat memperluas pemahaman terhadap praktik keramik kontemporer sebagai medium yang tidak hanya bersifat visual, tetapi juga mampu membangun relasi emosional dan reflektif antara karya, ruang, dan audiens.