Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pengelolaan persediaan di RS Siloam Jantung Diagram serta merancang inisiatif perbaikan yang mendukung efisiensi operasional dan keselamatan pasien. Permasalahan utama ditunjukkan oleh nilai Days of Inventory (DOI) yang secara konsisten melampaui target organisasi sebesar 23 hari dan mencapai puncak 55 hari. Kondisi ini menyebabkan kelebihan stok, barang kadaluwarsa, pembelian darurat, aktifitas duplikatif, serta keterlambatan dalam pengambilan keputusan operasional..
Penelitian menggunakan pendekatan W4E1 untuk mengidetifikasi apa penyebab, dimana dan kapan masalah tersebut ada, siapa yang terlinat dan apa saja yang menerima dampkanya. Dilanjutkan denga parto untuk identifikasi unit mana yang memberikan kontribusi tertinggi untuk DOI, CRT untuk identifikasi akar masalah dan PDCA sebagai bentuk implementasi dan perbaikannya.
Hasil penelitian menunjukan empat akar penyebab utama, yaitu belum adanya system pengelolaan persediaan yang terintegrasi, tidak adanya kepemilikan proses yang jelas, ketidakjelasan peran dan akuntabilitas, serta tingginya ketergantungan pada proses manual. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya visibilitas persediaan, lemahnya kordinasi lintas fungsi, dan keterlambatan pengambilan keputusan.
Berdasarkan temuan tersebut, penelitian mengusulkan penguatan tata Kelola, standarisasi proses, penyempurnaan perencanaan kebutuhanm penyelarasan peran melalui RACI, peningkatan pemantauan secara langsung, serta persiapan integrasi sistem informasi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa penyelesaian akar penyebab sistemik dapat meningkatkan kinerja persediaan sekaligus mendukung keselamatan pasien dan keberlanjutan operasional rumah sakit.
Perpustakaan Digital ITB