Penelitian ini mengkaji pengaruh perilaku pengambilan keputusan strategis
terhadap kinerja organisasi, dengan efektivitas negosiasi internal sebagai variabel
mediasi di perusahaan pertambangan, khususnya di PT Sumber Daya Energi.
Penelitian ini dimotivasi oleh meningkatnya kompleksitas dan ketidakpastian di
industri pertambangan, yang mengharuskan organisasi untuk membuat keputusan
strategis yang akurat dan tepat waktu. Proses pengambilan keputusan yang tidak
efektif dan koordinasi internal yang lemah seringkali menyebabkan hasil kinerja
yang suboptimal. Selain itu, negosiasi internal memainkan peran penting dalam
menyelaraskan kepentingan, menyelesaikan konflik, dan memastikan bahwa
keputusan strategis diimplementasikan secara efektif di seluruh unit organisasi.
Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk memahami bagaimana perilaku
pengambilan keputusan strategis berkontribusi pada kinerja organisasi baik
secara langsung maupun tidak langsung melalui efektivitas negosiasi internal.
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan organisasi untuk
meningkatkan daya saing dan keberlanjutannya dalam lingkungan bisnis yang
dinamis. Perusahaan pertambangan menghadapi tantangan operasional,
keuangan, dan regulasi yang menuntut kemampuan manajerial yang kuat dalam
pengambilan keputusan dan kolaborasi internal. Studi sebelumnya telah
menunjukkan bahwa pengambilan keputusan strategis secara signifikan
memengaruhi hasil organisasi, sementara negosiasi internal yang efektif
meningkatkan koordinasi dan eksekusi. Namun, penelitian yang terbatas telah
mengkaji peran mediasi efektivitas negosiasi internal dalam hubungan antara
perilaku pengambilan keputusan strategis dan kinerja organisasi, khususnya di
sektor pertambangan.
Studi ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain kausal
asosiatif. Proses penelitian meliputi identifikasi masalah, tinjauan pustaka,
pengembangan hipotesis, pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi
temuan. Studi ini mengajukan empat hipotesis: (1) perilaku pengambilan keputusan
strategis berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi, (2) perilaku
pengambilan keputusan strategis berpengaruh signifikan terhadap efektivitas
negosiasi internal, (3) efektivitas negosiasi internal berpengaruh signifikan
terhadap kinerja organisasi, dan (4) efektivitas negosiasi internal memediasi
hubungan antara perilaku pengambilan keputusan strategis dan kinerja organisasi.
Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang dibagikan kepada 200
karyawan PT Sumber Daya Energi yang terlibat dalam proses pengambilan
keputusan strategis dan koordinasi internal. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah purposive sampling, memastikan bahwa responden memiliki
pengalaman dan pengetahuan yang relevan. Data dianalisis menggunakan Partial
Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), yang cocok untuk
memeriksa hubungan kompleks antara variabel laten dan menguji efek langsung
dan tidak langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pengambilan keputusan strategis
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Temuan ini
menunjukkan bahwa keputusan strategis berkualitas tinggi berkontribusi pada
peningkatan hasil organisasi. Lebih lanjut, perilaku pengambilan keputusan
strategis
secara signifikan memengaruhi efektivitas negosiasi internal,
menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan yang terstruktur dan analitis
meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar unit organisasi. Efektivitas
negosiasi internal juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
organisasi, menunjukkan pentingnya hal tersebut dalam memfasilitasi
keberhasilan implementasi strategi.
Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas negosiasi internal
memediasi hubungan antara perilaku pengambilan keputusan strategis dan kinerja
organisasi. Ini menyiratkan bahwa dampak pengambilan keputusan strategis
terhadap kinerja diperkuat ketika didukung oleh proses negosiasi internal yang
efektif. Dengan demikian, organisasi tidak hanya harus fokus pada peningkatan
kualitas pengambilan keputusan tetapi juga meningkatkan komunikasi internal,
kolaborasi, dan kemampuan negosiasi.
Kontribusi studi ini terletak pada penyediaan bukti empiris tentang peran
efektivitas negosiasi internal sebagai variabel mediasi dalam penelitian
manajemen strategis. Temuan-temuan tersebut memperkaya pemahaman teoritis
tentang hubungan antara perilaku pengambilan keputusan dan kinerja organisasi.
Secara praktis, studi ini menawarkan wawasan bagi manajemen perusahaan dalam
meningkatkan proses pengambilan keputusan strategis dan memperkuat koordinasi
internal untuk mencapai hasil kinerja yang lebih baik.
Perpustakaan Digital ITB