digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategy go-to-market bagi PT. APMS dalam memasuki pasar layanan perbaikan body kendaraan listrik di Indonesia, pertumbuhan pasar electric vehicle di Indonesia menjadi sebuah tantangan dan business issue bagi PT. APMS sebagai perusahaan vendor body repair & paint untuk mempersiapkan diri dalam menjawab kebutuhan pasar electric vehicle. Penelitian sebelumnya menunjukan efektifitas strategi go-to-market pada perusahaan startup penyedia platform IOT yang mengubungkan stasiun pengecasan kendaraan dan pemilik kendaraan listrik, penelitian ini menganalisa lingkungan makro bisnis menggunakan kerangka PESTEL dan lingkungan mikro bisnis menggunakan kerangka Porter’s five forces, kemudian analisa internal dilakukan dengan memanfaatkan kerangka Value Chain dan VRIO untuk mengidentifikasi kapabilitas internal perusahaan. Pendekatan STP, value proposition canvas, dan bauran pemasaran dimanfaatkan untuk merancang strategy go-to-market yang terdiri dari lima komponen yaitu pasar, pelanggan, produk, kanal, dan model pengintegrasian multi-kanal. Desain penelitian ini memiliki 2 tahap yaitu tahap eksplorasi dan tahap konfirmasi dan tahap eksplorasi, metode pengambilan data dilakukan dengan melakukan wawancara semi-struktur terhadap 15 narasumber yang terdiri dari 6 manajemen perusahaan, 5 calon pelanggan dan 4 pemasok untuk tahap explorasi dan 6 narasumber yang terdiri dari 2 perwakilan komunitas, 2 ahli dan 2 praktisi bisnis untuk tahap konfirmasi, metode analisis pada penelitian ini adalah analisis tematik dengan mengidentifikasi tema yang berulang dari kumpulan data yang telah diambil. Hasilnya, analisa PESTEL menunjukan pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang didukung oleh regulasi pemerintah, faktor ekonomi dan faktor sosial, kemudian analisa Porter’s five forces menunjukan persaingan bisnis yang kompetitif, analisis value chain dan VRIO menunjukan kapabilitas internal dan keunggulan kompetitif yang dimiliki PT. APMS dalam menjawab kebutuhan pasar. Strategy go-to-market yang diusulkan meliputi pemilihan target pasar yang tepat, pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan, pengembangan produk yang sesuai, pemilihan kanal yang tepat dan pembentukan model intergrasi multi-kanal yang menjadi rekomendari praktis bagi PT. APMS untuk memasuki pasar layanan perbaikan body kendaraan listrik.