Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategy go-to-market bagi PT.
APMS dalam memasuki pasar layanan perbaikan body kendaraan listrik di
Indonesia, pertumbuhan pasar electric vehicle di Indonesia menjadi sebuah
tantangan dan business issue bagi PT. APMS sebagai perusahaan vendor body
repair & paint untuk mempersiapkan diri dalam menjawab kebutuhan pasar electric
vehicle. Penelitian sebelumnya menunjukan efektifitas strategi go-to-market pada
perusahaan startup penyedia platform IOT yang mengubungkan stasiun pengecasan
kendaraan dan pemilik kendaraan listrik, penelitian ini menganalisa lingkungan
makro bisnis menggunakan kerangka PESTEL dan lingkungan mikro bisnis
menggunakan kerangka Porter’s five forces, kemudian analisa internal dilakukan
dengan memanfaatkan kerangka Value Chain dan VRIO untuk mengidentifikasi
kapabilitas internal perusahaan. Pendekatan STP, value proposition canvas, dan
bauran pemasaran dimanfaatkan untuk merancang strategy go-to-market yang
terdiri dari lima komponen yaitu pasar, pelanggan, produk, kanal, dan model
pengintegrasian multi-kanal. Desain penelitian ini memiliki 2 tahap yaitu tahap
eksplorasi dan tahap konfirmasi dan tahap eksplorasi, metode pengambilan data
dilakukan dengan melakukan wawancara semi-struktur terhadap 15 narasumber
yang terdiri dari 6 manajemen perusahaan, 5 calon pelanggan dan 4 pemasok untuk
tahap explorasi dan 6 narasumber yang terdiri dari 2 perwakilan komunitas, 2 ahli
dan 2 praktisi bisnis untuk tahap konfirmasi, metode analisis pada penelitian ini
adalah analisis tematik dengan mengidentifikasi tema yang berulang dari kumpulan
data yang telah diambil. Hasilnya, analisa PESTEL menunjukan pertumbuhan pasar
kendaraan listrik yang didukung oleh regulasi pemerintah, faktor ekonomi dan
faktor sosial, kemudian analisa Porter’s five forces menunjukan persaingan bisnis
yang kompetitif, analisis value chain dan VRIO menunjukan kapabilitas internal
dan keunggulan kompetitif yang dimiliki PT. APMS dalam menjawab kebutuhan
pasar. Strategy go-to-market yang diusulkan meliputi pemilihan target pasar yang
tepat, pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan, pengembangan produk yang
sesuai, pemilihan kanal yang tepat dan pembentukan model intergrasi multi-kanal
yang menjadi rekomendari praktis bagi PT. APMS untuk memasuki pasar layanan
perbaikan body kendaraan listrik.
Perpustakaan Digital ITB