Meskipun tingkat literasi keuangan perempuan Indonesia mencapai 66,75%
(lebih tinggi dari laki-laki), partisipasi mereka dalam pasar modal masih rendah,
yakni hanya 37% dari total investor pada tahun 2025. Fenomena ini sangat
terlihat pada perempuan Generasi Z usia 18-25 tahun (mahasiswa dan
first-jobber) yang cenderung memiliki profil risiko konservatif, hambatan
psikologis berupa rasa takut akan kerugian, serta kebiasaan konsumtif berbasis
self-reward atau stress-buying. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konsep,
strategi komunikasi, dan visual kampanye sosial yang efektif guna meningkatkan
partisipasi investasi reksa dana pada kelompok tersebut. Metode perancangan
yang digunakan adalah Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype,
dan Test). Data dikumpulkan melalui studi literatur, kuesioner terhadap 45
responden, serta wawancara mendalam dengan ahli teknologi finansial, praktisi
investasi, khalayak sasaran, dan ahli kreatif. Strategi komunikasi yang diterapkan
dirumuskan melalui pendekatan High Involvement/Informational dengan
sentuhan pesona Transformational yang diintegrasikan ke dalam model alur
perilaku konsumen AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share).
Perancangan ini menghasilkan sebuah kampanye sosial terintegrasi dengan
gagasan utama "Your Financial Sister" (Your FinSis), sebuah perwujudan figur
"kakak perempuan" yang membimbing audiens secara empatik dan peer-to-peer.
Kampanye ini dieksekusi melalui integrasi media daring (Instagram, TikTok,
WhatsApp, microsite) dan media luring berupa aktivasi experience-based
marketing (instalasi penentu profil risiko, kustomisasi struk, stiker lantai) lewat
kolaborasi strategis antara platform investasi Bibit dan gerai kecantikan Sociolla.
Dengan gaya visual yang feminin, modern, dan sentuhan kontemporer budaya
Indonesia, kampanye ini diharapkan dapat membangun rasa aman dan
mengubah perilaku konsumtif menjadi kebiasaan investasi produktif yang
berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB