Kania Jatiningsih Putri A [17322011]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Peningkatan jumlah individu dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) disertai
keragaman karakteristik sensorik dan perilaku menuntut perancangan lingkungan
terapi yang tidak hanya aman dan terkontrol, tetapi juga mendukung perkembangan
kemandirian dan kesiapan adaptasi terhadap kehidupan sehari-hari. Namun, banyak
fasilitas terapi yang belum menerapkan pendekatan interior dengan pertimbangan
pengalaman sensorik individu autis. Tugas Akhir ini mengusulkan perancangan
interior pusat terapi autis usia anak dan remaja di Kota Bandung dengan pendekatan
sensory design dengan skema desain ASPECTSS 2.0 dan desain neurotipikal.
Tujuan perancangan adalah menciptakan lingkungan terapi yang responsif terhadap
kebutuhan sensorik individu ASD sekaligus mendukung proses generalisasi
kemampuan melalui pengalaman ruang yang menyerupai lingkungan umum secara
bertahap dan terkontrol. Metode yang digunakan adalah problem-based design
dengan tahapan studi literatur, studi preseden, analisis pengguna dan aktivitas, serta
perumusan program ruang dan fasilitas berdasarkan usia, tingkat fungsi, dan
sensitivitas sensorik pengguna.
Konsep desain mengacu pada prinsip ASPECTSS 2.0 dan pendekatan neurotipikal
yang diterapkan melalui pengendalian stimulus sensorik, pengaturan urutan dan
zonasi ruang, penyediaan ruang transisi dan escape space, serta perancangan
sirkulasi yang terprediksi. Implementasi desain diterapkan untuk mendukung
regulasi sensorik, meningkatkan kemandirian, dan memfasilitasi kesiapan sosial
individu autis.
Perpustakaan Digital ITB