Indonesia memiliki keanekaragaman pangan lokal nonberas yang berpotensi
sebagai sumber karbohidrat alterna)f, tetapi pemanfaatannya belum op)mal
akibat )ngginya ketergantungan masyarakat terhadap beras, termasuk pada anak
anak yang sejak dini lebih mengenal nasi sebagai satu-satunya sumber
karbohidrat. Peneli)an ini bertujuan untuk mengetahui )ngkat pengetahuan anak
usia 7-9 tahun terhadap pangan lokal nonberas, serta merancang buku cerita
bergambar interak)f yang sesuai dengan karakteris)k anak sebagai media
pengenalannya. Perancangan menggunakan kerangka Double Diamond, melipu)
tahap Discover (studi literatur, wawancara, dan observasi), Define (analisis data),
Develop (pengembangan konsep cerita dan visual), serta Deliver (produksi buku).
Hasil peneli)an menunjukkan bahwa anak usia 7-9 tahun telah mengenal
beberapa tumbuhan pangan lokal, tetapi belum mengetahui bentuk olahannya.
Berdasarkan temuan tersebut, dirancang buku cerita bergambar interakif
berjudul Jelajah Rasa Sehari yang mengangkat keseharian tokoh utama bersama
keluarganya dalam mengenal )ga olahan pangan lokal nonberas. Buku dilengkapi
elemen interak)f li8-the-flap serta buku ak)vitas untuk meningkatkan keterlibatan
ak)f anak dalam proses membaca. Melalui pendekatan visual, nara)f, dan
interak)f, buku ini menjadi media edukasi yang memperkenalkan keberagaman
pangan lokal nonberas kepada anak usia 7-9 tahun sekaligus menumbuhkan
apresiasi terhadap kekayaan pangan Indonesia sejak dini.
Perpustakaan Digital ITB