Sampah plastik di laut merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang memberikan
dampak negatif terhadap ekosistem laut. Indonesia sebagai negara maritim dengan wilayah laut
yang luas memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi, namun juga menghadapi
permasalahan pencemaran sampah plastik yang mengancam berbagai biota laut. Salah satu
satwa yang terdampak adalah hiu paus (Rhincodon typus), yang telah masuk dalam Daftar
Merah IUCN. Meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya wisatawan yang beraktivitas di
kawasan pesisir, mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut menjadi salah satu upaya yang
dapat dilakukan untuk mendukung kelestarian hiu paus.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang animasi edukasi persuasif yang mampu mengajak
serta menanamkan rasa kepedulian terhadap masalah kebersihan sampah plastik melalui
animasi 2D. Perancangan dilakukan dengan memberikan narasi yang menarik namun tetap
mementingkan pesan yang ingi disampaikan.
Metode penelitian meliputi studi literatur, wawancara dengan salah satu pengurus konservasi
hiu paus di teluk saleh, Isnardi Hidayat untuk memperoleh informasi mengenai kondisi
konservasi hiu paus, serta penyebaran kuesioner kepada target audiens untuk mengetahui
karakteristik, preferensi media, dan kebiasaan menonton video sebagai dasar dalam proses
perancangan animasi.
Perpustakaan Digital ITB