digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Ahmad Hanif Izzaturrahman [19022204]
Terbatas  Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan

Penelitian ini mengkaji peran logistik informal dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bandung, Indonesia. UMKM memegang peranan sentral dalam perekonomian nasional, namun banyak di antaranya masih menghadapi hambatan yang berkelanjutan dalam aspek logistik dan distribusi. Dalam konteks tersebut, logistik informal telah berkembang menjadi solusi operasional yang penting. Penelitian ini mendefinisikan logistik informal sebagai layanan kurir independen dan pengemudi berbasis platform yang beroperasi melalui aplikasi digital seperti Gojek, Grab, Shopee, dan Indriver. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan lima pemilik UMKM dan lima penyedia logistik informal di Bandung. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan analisis dokumen terhadap regulasi di Indonesia serta laporan keberlanjutan dari operator platform. Analisis tematik mengidentifikasi tujuh tema utama yang kemudian disintesis menjadi empat variabel, yaitu Nilai Logistik, Kerentanan Operasional, Dukungan Berbasis Platform, dan Peningkatan Usaha. Keempat variabel tersebut membentuk suatu kerangka konseptual yang menjelaskan bagaimana logistik informal memengaruhi pertumbuhan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logistik informal mendukung UMKM melalui penurunan biaya pengiriman serta penyediaan layanan pemenuhan pesanan yang cepat dan fleksibel. Karakteristik ini membantu UMKM memenuhi permintaan pelanggan dan mempertahankan daya saing di pasar perkotaan. Platform digital meningkatkan koordinasi serta memperluas akses pasar. Namun, sistem ini juga memiliki keterbatasan yang jelas dalam hal keandalan. Para pengemudi mengalami ketidakstabilan pendapatan dan keterbatasan perlindungan sosial. UMKM dan pengemudi sama-sama memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap kebijakan dan algoritma platform. Penelitian ini menunjukkan bahwa logistik informal bersifat esensial bagi pertumbuhan UMKM, tetapi masih rapuh secara struktural.