Kecurangan merupakan risiko signifikan bagi UKM, terutama perusahaan dengan pola komunikasi informal, dokumentasi terbatas, dan kontrol internal yang lemah. Penelitian ini bertujuan memperkuat pencegahan risiko kecurangan pada PT Global Intan Teknindo (GIT) dengan mengidentifikasi penyebab utama fraud, merancang strategi pencegahan melalui perbaikan proses, dan menilai kapabilitas organisasi yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan manajemen risiko fraud yang kredibel. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta didukung literatur dan benchmarking. Triangulasi memastikan validitas temuan.Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko fraud muncul dari inquiry yang tidak tercatat, komunikasi vendor informal, quotation tanpa persetujuan, PO melalui saluran pribadi, invoice tanpa otorisasi, dan pembayaran ke rekening pribadi. Kondisi ini diperburuk oleh lemahnya kontrol preventif dan minimnya verifikasi digital. Rekomendasi mencakup perancangan ulang proses, digitalisasi dokumentasi, penguatan kontrol, pembentukan Internal Controller, serta pengembangan kapabilitas people, tools, systems, dan structure.
Perpustakaan Digital ITB