digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dokumen Asli
PUBLIC Open In Flipbook Dede Bagja Sembada

Dokumen Asli
PUBLIC Open In Flipbook Dede Bagja Sembada

Dokumen Asli
PUBLIC Open In Flipbook Dede Bagja Sembada

Gedung komersial merupakan salah satu kontributor terbesar terhadap konsumsi energi listrik nasional, terutama karena kebutuhan operasional yang berlangsung terus-menerus. Di antara berbagai jenis bangunan komersial, hotel memiliki intensitas penggunaan energi yang tinggi, terutama pada sistem pendingin udara, pencahayaan, dan peralatan layanan tamu. Namun, sebagian besar penelitian efisiensi energi masih berfokus pada hotel berbintang tinggi dengan sistem manajemen energi otomatis. Penelitian ini dilakukan pada hotel berbintang satu dengan infrastruktur sederhana dan keterbatasan data, untuk mengkaji potensi efisiensi energi melalui pendekatan integratif berbasis sistem energi terbarukan. Metodologi penelitian mencakup rekonstruksi profil beban berbasis data okupansi dan profil beban terbatas, perancangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap, penerapan strategi load shifting pada pompa air, serta integrasi electric vehicle (EV) charging station. Studi kasus dilakukan pada Hotel Bumi Sawunggaling, Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model profil beban yang dibangun mampu menggambarkan konsumsi energi aktual dengan baik. Integrasi PLTS berkapasitas optimal dapat menurunkan biaya listrik hingga 41–50% dengan nilai Levelized Cost of Electricity (LCOE) yang tetap kompetitif. Selain itu, penerapan load shifting dan integrasi EV charging station mampu meningkatkan pemanfaatan energi surya (self-consumption) tanpa menurunkan kelayakan ekonomi sistem. Pendekatan ini menunjukkan bahwa penerapan PLTS terintegrasi dengan strategi manajemen beban berpotensi menjadi solusi efisiensi energi berkelanjutan pada hotel kecil dan bangunan komersial serupa.