Perancangan ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya fenomena collectible art toy
sebagai aset emosional bagi kelompok demografis kidult, sementara banyak
kreator domestik masih berfokus pada penciptaan komoditas visual yang
mengutamakan estetika tanpa didukung kedalaman narasi. Menanggapi kondisi
tersebut, perancangan ini mengusulkan konsep Narrative Capital sebagai nilai
bisnis yang memanfaatkan storytelling sebagai instrumen eskapisme psikologis
sekaligus fondasi pembentukan ekuitas merek jangka panjang. Tujuan
perancangan adalah mengimplementasikan strategi visual storytelling dan open
worldbuilding dalam pengembangan Intellectual Property (IP) orisinal berjudul
Kokoshnik Agents: 007 Awakening. Proses perancangan menggunakan metodologi
Double Diamond yang meliputi tahap Discover, Define, Develop, dan Deliver.
Secara visual, karakter dikembangkan melalui pendekatan psikologi bentuk Gestalt
dengan mendekonstruksi hiasan kepala tradisional Rusia, Kokoshnik, dan
memadukannya dengan estetika high-fashion anime pejuang Jepang untuk
menghasilkan siluet yang ikonis dan mudah dikenali. Hasil perancangan
diwujudkan dalam purwarupa collectible art toy premium berukuran 25 cm
menggunakan teknologi SLA/DLP 3D printing berbasis resin. Kelayakan bisnisnya
didukung melalui integrasi strategi 7P Marketing Mix, Business Model Canvas,
serta perlindungan hak kekayaan intelektual melalui pendaftaran Hak Cipta dan
Merek ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Perancangan ini menunjukkan
bahwa integrasi narasi, identitas visual, dan strategi bisnis mampu meningkatkan
nilai diferensiasi serta potensi keberlanjutan IP orisinal dalam industri kreatif.
Perpustakaan Digital ITB