digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini membahas pengembangan dan validasi proposisi nilai Vspark sebagai usaha fruit-infused tea tahap awal dalam pasar minuman sehat siap minum. Meskipun Vspark memperoleh respons awal yang positif melalui pengujian kampus, bazar komunitas, aktivasi olahraga, dan siklus pre-order, minat mencoba belum secara konsisten berubah menjadi pembelian ulang. Kondisi ini menunjukkan bahwa proposisi nilai Vspark masih belum tervalidasi secara jelas. Berlandaskan konsep Problem-Solution Fit, Product-Market Fit, perilaku konsumen sebagai lensa pendukung, Design Thinking, dan Value Proposition Design, penelitian ini menggunakan kerangka terintegrasi untuk mendiagnosis dan menyempurnakan proposisi nilai Vspark. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif berbasis desain melalui 15 wawancara semi-terstruktur dan pengujian prototipe MVP dengan 10 partisipan, yang didukung oleh analisis tematik, SPA Framework, Strategy Canvas, Empathy Map, Value Proposition Canvas, Innovation Trifecta, evaluasi prototipe, wawancara lanjutan, dan Business Model Canvas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmen masuk yang paling layak adalah Practical Value Seeker, yaitu konsumen urban Gen Z dan younger Millennial yang mengevaluasi minuman sehat berdasarkan kepraktisan, keterjangkauan harga, kemudahan akses, kejelasan informasi produk, dan kesesuaian untuk konsumsi rutin. Diagnosis kesesuaian nilai mengidentifikasi tiga kesenjangan utama, yaitu pengalaman produk dan kemudahan penggunaan, kepercayaan dan transparansi, serta aksesibilitas dan nilai yang sepadan dengan harga. Hasil pengujian prototipe menunjukkan bahwa Prototype C memperoleh performa terbaik karena lebih mudah diminum, lebih sesuai untuk konsumsi harian, dan lebih sepadan dari sisi porsi. Sementara itu, Prototype B memberikan kontribusi pada sinyal kepercayaan, sedangkan Prototype A memberikan pembelajaran terkait kemudahan penggunaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Vspark perlu menyempurnakan proposisi nilainya menjadi fruit-infused tea yang ramah untuk konsumsi rutin, menyegarkan, lebih ringan, praktis, transparan, dan sepadan dengan harga untuk konsumsi sehari-hari. Penyempurnaan tersebut perlu didukung oleh informasi label yang lebih jelas, peningkatan kemudahan penggunaan terpilih, saluran distribusi yang terkontrol, dan strategi pilot sebelum ekspansi pasar yang lebih luas.