digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Julianto [17519013]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Kucing liar merupakan bagian dari ekosistem pasar tradisional yang berinteraksi secara langsung dengan aktivitas manusia. Pergerakan kucing di lingkungan pasar cenderung tidak terkontrol, ditemukan bahwa sebagian kucing memiliki pola keberadaan yang relatif menetap dan menunjukkan perilaku berulang, seperti kembali ke lokasi yang sama saat lapar akibat adanya praktik pemberian pakan (street feeding). Kondisi ini menciptakan situasi semi-terprediksi, di mana sebagian kucing dapat dijumpai kembali meskipun tetap berkeliaran secara bebas. Namun demikian, upaya pemberian obat atau perawatan kesehatan dasar pada kucing liar tetap menghadapi berbagai kendala, seperti ketidakpastian kehadiran individu, risiko kontak langsung, keterbatasan waktu pengguna, serta ketiadaan sarana atau produk yang sesuai dengan konteks ruang publik pasar. Proses perancangan dilakukan menggunakan pendekatan desain berbasis konteks dengan metode kualitatif. Tahapan meliputi observasi lapangan di pasar tradisional, pengumpulan data sekunder dari literatur dan praktik komunitas, serta analisis perilaku kucing dan pola interaksi manusia–hewan. Data tersebut dianalisis untuk merumuskan kebutuhan desain, batasan operasional, serta peluang pemecahan masalah yang relevan. Hasil yang ingin dicapai pada penelitian berupa produk penunjang kesehatan kucing liar yang bersifat non-invasif, memanfaatkan kebiasaan alami kucing, dan dapat dioperasikan oleh pengguna non-profesional. Solusi desain berfokus pada mekanisme pemberian obat ringan dengan minim kontak langsung yang mendukung terciptanya interaksi manusia–hewan yang lebih aman dan berkelanjutan.