digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pengguna mobile internet pada telepon seluler di Indonesia, saat ini mengalami pertumbuhan dan pengguna terbanyaknya adalah dewasa muda yang berusia 18-24 tahun. Peningkatan jumlah pengguna ini, menyebabkan pihak provider dituntut pintar memprediksi perilaku konsumennya untuk memenangkan pasar. Bagi bangsa Indonesia sendiri, kapabilitas bangsa kita dibidang teknologi mobile internet sangat diharapkan untuk ditingkatkan agar manusia Indonesia siap dalam menghadapi era digitalisasi yang mengglobal. Penelitian ini menggunakan model UTAUT (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology) sebagai kerangka dasar pemikirannya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi use behavior pengadopsian teknologi, seperti performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions serta behavioral intention. Penelitian ini mengembangkan model UTAUT tersebut dengan menambahkan faktor perceived risk kedalam model penerimaan teknologinya, serta menambahkan variabel useful information dan entertainment kedalam faktor performance expectancy, variabel user friendliness kedalam faktor effort expectancy, variabel interpersonal influence dan external influence kedalam faktor social influence, variabel access cost dan speed of access kedalam faktor facilitating conditions, dan variabel security protection kedalam faktor perceived risk. Metoda SEM digunakan untuk mengkonfirmasi model secara simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa performance expectancy, social influence, facilitating conditions dan perceived risk secara signifikan berpengaruh terhadap niat untuk menggunakan mobile internet pada telepon seluler. Namun, effort expectancy tidak signifikan berpengaruh pada niat pengadopsian. Sedangkan behavioral intention memiliki dampak langsung terhadap perilaku penggunaan mobile internet pada telepon seluler (use behavior).