digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Keterlambatan penyelesaian layanan Teknologi Informasi (TI) pada aplikasi ServiceDesk Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat menunjukkan masih dominannya aktivitas administratif yang manual dan berulang pada beberapa sublayanan, salah satunya layanan pembuatan email kedinasan. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan otomasi untuk mengurangi penyalinan data antar media, mempercepat penyelesaian proses, dan menurunkan potensi kesalahan input. Penerapan otomasi berbasis RPA sangat ditentukan oleh pemilihan proses yang tepat. Kerangka seleksi seperti PLOST Framework pada umumnya memanfaatkan process mining untuk analisis kuantitatif, sementara pada studi kasus ServiceDesk, event log yang dibutuhkan tidak tersedia, sehingga diperlukan pendekatan kuantitatif alternatif pada seleksi kandidat RPA. Penelitian ini bertujuan mengembangkan mekanisme seleksi kandidat proses RPA pada level sub-layanan ketika event log tidak tersedia, serta mendemonstrasikan hasil seleksi melalui pengembangan purwarupa RPA. Metodologi yang digunakan adalah Design Science Research Methodology (DSRM). Kriteria seleksi disusun dengan mengadaptasi PLOST menjadi 11 kriteria penilaian yang terukur. Metode Multi-Criteria Decision-Making digunakan untuk menghasilkan prioritas dengan AHP digunakan untuk pembobotan kriteria dan TOPSIS digunakan untuk pemeringkatan 7 alternatif sub-layanan ServiceDesk. Validasi metode dilakukan dengan membandingkan hasil prioritas skala penilaian menggunakan AHP– TOPSIS terhadap baseline process mining pada dataset layanan lain yang memiliki event log (Uji KIR). Berdasarkan perbandingan, kedua metode tersebut berhasil memberikan dua prioritas teratas yang sama. Evaluasi terbatas terhadap kinerja RPA menunjukkan pengurangan waktu layanan sebesar 87%. Temuan ini menunjukkan bahwa mekanisme seleksi yang dikembangkan dapat digunakan untuk menentukan prioritas kandidat otomasi pada kondisi keterbatasan data, dan implementasi RPA pada layanan terpilih mampu mempercepat proses dibanding pelaksanaan manual.