digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pelaksanaan training in-house oleh PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) telah berjalan selama beberapa tahun belakangan ini dikarenakan imbas penurunan harga minyak dunia. Dampak dari penurunan harga minyak dunia telah membuat perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi untuk lebih efisien, rendah biaya dengan tetap meningkatkan produksi hidrokarbon. Training in-house sangat membantu perusahaan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) khususnya bagi Teknik Perminyakan dan Teknik Kebumian. Pelaksanaan training in-house ini adalah bagian dari aktivitas manajemen (POAC = Planning, Organizing, Actuating, Control). Untuk menutup siklus itu, perlu diadakan suatu evaluasi yang dimulai dari change management dan juga terhadap program itu sendiri, yaitu training in-house. Hasil dari evaluasi ini akan berguna bagi Manager ARM (Applied Reservoir Management) untuk perencanaan training kedepan. Kesinambungan program training in-house ini adalah business issue yang akan diinvestigasi lewat evaluasi change management dan efektifitas training yang dilakukan melalui survey. Proses change management melibatkan soft factor dan hard factor, namun yang menjadi focus dari thesis ini adalah bagian hard factors. Kerangka D.I.C.E (Duration, Integrity, Commitment, Effort) dari Harvard Business Review (HBR) digunakan dalam thesis ini untuk menilai seberapa berhasil change management yang terjadi dalam pelaksanaan training in-house ini. Evaluasi yang kedua adalah tentang efektifitas training in-house itu sendiri, seberapa effektif kah training in-house tersebut. Banyak model atau alat yang bisa digunakan dalam mengukur kinerja efektifitas suatu training in-house, salah satu yang paling terkenal dan paling banyak digunakan adalah model Kirkpatrick 4 Level Evaluation yang terdiri dari Level 1 Reaksi, Level 2 Pembelajaran, Level 3 Perilaku dan Level 4 Hasil. Thesis ini juga menunjukkan bagaimana Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk mendapatkan model yang terbaik untuk digunakan di thesis ini. Hasil dari evaluasi-evaluasi tersebut menunjukkan ketersinambungan program yang tinggi, sehingga perlu diteruskan penerapannya dimasa yang akan datang. Hal ini di indikasikan dari hasil evaluasi-evaluasi yang bagus dan berhasil untuk change management dan efektifitas training yand diperoleh dari survey yang dilakukan.