digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Zachrin Afian
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Chicago Fried Chicken menggunakan TikTok sebagai salah satu media pemasaran digital, tetapi jumlah pengikut yang dimiliki tidak diikuti dengan engagement audiens yang sesuai. Enam konten eksisting yang diamati menghasilkan total engagement yang relatif rendah. Hal ini menunjukkan adanya ruang perbaikan pada perancangan konten TikTok milik Chicago Fried Chicken. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh wajah manusia dan penggunaan voice-over pada video pendek berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap engagement TikTok Chicago Fried Chicken serta menyusun rancangan usulan video pendek berdasarkan hasil eksperimen. Penelitian menggunakan desain eksperimen full factorial 2² dengan dua faktor. Faktor yang digunakan adalah kehadiran wajah manusia dan penggunaan voice-over dengan masing-masing terdiri dari level ada dan tidak ada. Eksperimen dilakukan dalam dua replikasi yang diblok berdasarkan jenis produk, yaitu fried chicken dan burger, sehingga menghasilkan delapan stimulus video. Seluruh stimulus berdurasi 15 detik, diproduksi menggunakan generative AI, dan dipublikasikan pada akun TikTok resmi Chicago Fried Chicken. Variabel respons berupa total engagement yang dihitung dari penjumlahan likes, comments, dan shares selama 72 jam setelah publikasi. Data dianalisis menggunakan two-way ANOVA pada tingkat signifikansi ? = 0,10 dan dilanjutkan dengan analisis efek sederhana (simple effects analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran wajah manusia (p-value = 0,010), penggunaan voice-over (p-value = 0,003), dan interaksi kedua faktor (p-value = 0,010) berpengaruh signifikan terhadap total engagement. Hasil analisis efek sederhana menunjukkan bahwa kehadiran wajah manusia tidak memberikan peningkatan total engagement yang signifikan ketika voice-over tidak digunakan, tetapi memberikan peningkatan yang signifikan ketika voice-over digunakan. Penggunaan voice-over memberikan peningkatan yang signifikan baik ketika wajah manusia tidak hadir maupun ketika wajah manusia hadir. Kombinasi kehadiran wajah manusia dan penggunaan voice-over secara bersamaan menghasilkan rata-rata total engagement tertinggi sebesar 21, dengan nilai 23 pada blok fried chicken dan 19 pada blok burger. Berdasarkan hasil tersebut, rancangan usulan menggunakan kehadiran wajah manusia dan voice-over secara bersamaan sebagai kombinasi utama dalam video pendek, dengan generative AI sebagai metode produksinya. Rancangan tersebut dapat digunakan sebagai acuan pengembangan konten TikTok Chicago Fried Chicken yang berorientasi pada engagement.