Chicago Fried Chicken menggunakan TikTok sebagai salah satu media pemasaran
digital, tetapi jumlah pengikut yang dimiliki tidak diikuti dengan engagement
audiens yang sesuai. Enam konten eksisting yang diamati menghasilkan total
engagement yang relatif rendah. Hal ini menunjukkan adanya ruang perbaikan pada
perancangan konten TikTok milik Chicago Fried Chicken. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh wajah manusia dan penggunaan voice-over pada
video pendek berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap engagement TikTok
Chicago Fried Chicken serta menyusun rancangan usulan video pendek
berdasarkan hasil eksperimen. Penelitian menggunakan desain eksperimen full
factorial 2² dengan dua faktor. Faktor yang digunakan adalah kehadiran wajah
manusia dan penggunaan voice-over dengan masing-masing terdiri dari level ada
dan tidak ada. Eksperimen dilakukan dalam dua replikasi yang diblok berdasarkan
jenis produk, yaitu fried chicken dan burger, sehingga menghasilkan delapan
stimulus video. Seluruh stimulus berdurasi 15 detik, diproduksi menggunakan
generative AI, dan dipublikasikan pada akun TikTok resmi Chicago Fried Chicken.
Variabel respons berupa total engagement yang dihitung dari penjumlahan likes,
comments, dan shares selama 72 jam setelah publikasi. Data dianalisis
menggunakan two-way ANOVA pada tingkat signifikansi ? = 0,10 dan dilanjutkan
dengan analisis efek sederhana (simple effects analysis). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kehadiran wajah manusia (p-value = 0,010), penggunaan
voice-over (p-value = 0,003), dan interaksi kedua faktor (p-value = 0,010)
berpengaruh signifikan terhadap total engagement. Hasil analisis efek sederhana
menunjukkan bahwa kehadiran wajah manusia tidak memberikan peningkatan total
engagement yang signifikan ketika voice-over tidak digunakan, tetapi memberikan
peningkatan yang signifikan ketika voice-over digunakan. Penggunaan voice-over
memberikan peningkatan yang signifikan baik ketika wajah manusia tidak hadir
maupun ketika wajah manusia hadir. Kombinasi kehadiran wajah manusia dan
penggunaan voice-over secara bersamaan menghasilkan rata-rata total engagement
tertinggi sebesar 21, dengan nilai 23 pada blok fried chicken dan 19 pada blok
burger. Berdasarkan hasil tersebut, rancangan usulan menggunakan kehadiran
wajah manusia dan voice-over secara bersamaan sebagai kombinasi utama dalam
video pendek, dengan generative AI sebagai metode produksinya. Rancangan
tersebut dapat digunakan sebagai acuan pengembangan konten TikTok Chicago
Fried Chicken yang berorientasi pada engagement.
Perpustakaan Digital ITB