Hatoya's Premium Matcha Latte yang dijual seharga Rp360.000 sebelum pajak di Lippo
Mall Puri Jakarta berhasil menarik minat pembelian pertama karena asalnya dari Kyoto,
citra premium, dan paparan media sosial. Namun, minat tersebut belum berkembang
menjadi pembelian ulang karena konsumen menilai produk dan pengalaman yang diterima
belum cukup untuk membenarkan harganya. Penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi
kewajaran harga dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian ulang menggunakan
145 respons valid dari pembeli aktual dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 82,8% responden hanya membeli produk satu kali. Kewajaran harga
memperoleh nilai rata-rata rendah sebesar 2,526 dari 7 dan berpengaruh positif serta
signifikan terhadap keputusan pembelian ulang (? = 0,674; p < 0,001). Kualitas layanan
memperoleh nilai rata-rata positif sebesar 5,036, tetapi tidak memiliki pengaruh individual
yang signifikan (? = 0,012; p = 0,841). Model regresi yang memuat kedua variabel
menjelaskan 45,5% variasi keputusan pembelian ulang.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa masalah pembelian ulang Hatoya terutama berkaitan
dengan kesepadanan antara harga dan nilai yang dirasakan, bukan buruknya kualitas
layanan. Meskipun konsumen menghargai layanan yang profesional, hal tersebut belum
cukup untuk membenarkan pembelian kembali minuman seharga Rp360.000. Oleh karena
itu, Hatoya disarankan mempertahankan standar layanannya sambil memperkuat nilai
produk dengan membuat proses penyeduhan yang selama ini sudah dilakukan di konter
menjadi lebih terlihat dan dijelaskan kepada pembeli, serta melalui penjelasan yang lebih
jelas mengenai asal dan karakteristik matcha, penggunaan alat penyajian yang sesuai,
tasting card, dan makanan pendamping. Hatoya juga perlu mengumpulkan umpan balik
pascapembelian mengenai kewajaran harga, rasa, penyajian, dan keinginan membeli
kembali. Apabila perbaikan tersebut belum meningkatkan persepsi kewajaran harga,
perusahaan perlu mempertimbangkan kembali format penyajian, ukuran porsi, bundling,
harga, atau posisi produknya.
Perpustakaan Digital ITB