Electroencephalograph sudah banyak dimanfaatkan dalam studi pemetaan gelombang otak pada beberapa kondisi subjek, di antaranya adalah pasien gangguan jiwa, penderita Alzaimer’s disease, penderita epilepsi, serta pada subjek yang melakukan gerakan tubuh yang bervariasi. Dalam penelitian ini, Electroencephalograph digunakan untuk mempelajari lobus yang teraktivasi ketika mata merespon cahaya berkedip. Gelombang otak direkam selama subjek melihat cahaya berkedip 20 Hz dengan menggunakan Electroencephalograph yang telah tersambung dengan software Emotiv EEG. Hasil rekaman berupa data dalam format (.edf). Berdasarkan data ini, dapat diestimasikan rapat spektrum melalui spectral map dan melalui grafik Power Spectra Density (PSD) diketahui bagian lobus yang teraktivasi ketika mata merespon cahaya berkedip adalah lobus Parietal bagian kanan, kedua bagian lobus Oksipital dan Frontal kiri.
Perpustakaan Digital ITB