Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang kerang hijau
(Perna viridis) sebagai bahan pengisi dalam pembuatan biokomposit dan
lembaran kulit cangkang kerang. Dua material tersebut dipadu dan dikembangkan
menjadi produk aksesori fesyen. Pemilihan cangkang kerang hijau didasarkan
pada kelimpahannya sebagai limbah perikanan, khususnya di wilayah Kelurahan
Kalibaru, Jakarta Utara, serta memiliki kandungan kalsium karbonat yang tinggi.
Sehingga berpotensi sebagai bahan penguat dalam formulasi biokomposit berbasis
pati. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan untuk
mengidentifikasi kondisi aktual dan permasalahan limbah cangkang kerang hijau
di beberapa kawasan Jakarta Utara, studi literatur untuk memperoleh landasan
teoretis terkait biokomposit dan pemanfaatan limbah kerang hijau, serta eksplorasi
material untuk memperoleh formulasi biokomposit yang tepat menggunakan
kombinasi pati (tepung tapioka dan tepung maizena) dan serbuk cangkang kerang
hijau.
Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya material biokomposit
yang dapat diolah menjadi produk aksesori fesyen. Produk yang memiliki nilai
estetika dan fungsi, sekaligus mengusulkan alternatif pemanfaatan limbah
cangkang kerang hijau agar tidak menumpuk dan mencemari lingkungan pesisir.
Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan
inovasi material ramah lingkungan, memperluas potensi pemanfaatan limbah
kerang hijau, serta mendukung praktik keberlanjutan dalam industri kriya dan
fesyen.
Perpustakaan Digital ITB