digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 ADITYA LUKKI ABSTRAK
Terbatas  Dwi Ary Fuziastuti
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia menghadapi tantangan logistik yang signifikan dalam mengelola perjalanan ibadah haji tahunan yang melibatkan transportasi lebih dari 200.000 jemaah. Penjadwalan penerbangan yang efisien dan hemat biaya sangat penting untuk menjamin kelancaran operasi dan utilisasi sumber daya yang optimal. Penelitian ini mengembangkan model optimasi penjadwalan penerbangan haji dengan pendekatan multi-route yang memungkinkan pesawat melayani beberapa embarkasi melalui hub Jeddah. Sebuah Algoritma Genetika yang dimodifikasi dengan repair function diimplementasikan untuk menangani kendala kompleks termasuk batas jam terbang (300–400 jam), target penumpang yang presisi, dan konsistensi rute. Model diuji pada tiga embarkasi utama: Jakarta, Medan, dan Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model multi-route berhasil mengurangi total biaya operasional sebesar Rp 24 miliar dibandingkan realisasi operasi tahun 2024, sekaligus memenuhi target penumpang dengan presisi tinggi (100–100,4%) sehingga menghindari overcapacity yang tidak perlu. Optimasi ini menjaga seluruh armada berada dalam rentang jam terbang optimal, meningkatkan aspek keselamatan operasional dan mengurangi risiko perawatan. Studi ini juga menunjukkan bahwa modernisasi armada dengan mengganti pesawat tua B747-400 dengan model yang lebih efisien seperti B777-300ER atau A330-300, merupakan langkah krusial untuk penghematan biaya bahan bakar yang signifikan.