digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Bulldozer yang beroperasi di area stockpile PT XYZ memiliki peran penting dalam mendukung aliran batubara menuju Train Loading Station (TLS). Operasi dengan jam kerja tinggi dan kondisi lingkungan yang abrasif menyebabkan peningkatan kebutuhan perawatan serta penurunan kinerja ekonomi peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi penggantian bulldozer di area stockpile PT XYZ menggunakan pendekatan biaya siklus hidup. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deterministik dengan membandingkan dua alternatif, yaitu mempertahankan unit eksisting (defender) dan menggantinya dengan unit baru (challenger). Proyeksi biaya disusun untuk horizon analisis lima tahun sesuai dengan kebijakan investasi perusahaan. Life Cycle Cost Analysis (LCCA) digunakan untuk menghitung total biaya kepemilikan, sedangkan Equivalent Uniform Annual Cost (EUAC) digunakan sebagai kriteria utama pengambilan keputusan. Seluruh biaya masa depan didiskontokan menggunakan Weighted Average Cost of Capital (WACC) perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa unit eksisting mengalami peningkatan signifikan pada biaya operasi dan perawatan, sehingga menghasilkan beban biaya tahunan yang lebih tinggi. Meskipun secara teknis masih dapat beroperasi, nilai EUAC unit eksisting lebih besar dibandingkan alternatif penggantian. Unit pengganti menunjukkan biaya tahunan yang lebih rendah dan lebih stabil meskipun membutuhkan investasi awal yang lebih tinggi. Berdasarkan perbandingan EUAC, penggantian bulldozer dinilai layak secara ekonomi dan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional. Kerangka analisis yang digunakan dalam penelitian ini dapat mendukung pengambilan keputusan penggantian aset secara proaktif pada operasi pertambangan.