digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana adopsi teknologi drone pertanian mendorong inovasi model bisnis pada PT Bangun Nawasena Parikesit, sebuah perusahaan penyedia jasa kehutanan dan perkebunan di Indonesia. Berbeda dengan penelitian yang berfokus pada kinerja operasional atau aspek teknis, studi ini menggunakan perspektif strategis dan manajerial untuk memahami bagaimana adopsi drone memicu dan membentuk perubahan pada model bisnis perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumen pendukung. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka Business Model Navigator yang dikembangkan oleh Gassmann et al., dengan fokus pada perubahan pada dimensi Who–What–How–Why serta ditafsirkan berdasarkan tahapan inovasi model bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi drone pertanian berperan sebagai pemicu strategis yang menghasilkan inovasi model bisnis secara inkremental, bukan transformasi yang bersifat radikal. Perubahan tersebut terintegrasi secara bertahap ke dalam konfigurasi model bisnis yang sudah ada, khususnya dalam aspek penciptaan nilai, penyampaian nilai, dan mekanisme tata kelola manajerial. Selain itu, penelitian ini mengungkap implikasi strategis dan manajerial dari model bisnis berbasis drone, terutama terkait dengan pengambilan keputusan manajemen, koordinasi, dan pengendalian dalam konteks operasional yang tersebar secara geografis. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada literatur inovasi model bisnis dengan menunjukkan peran teknologi digital dalam mendorong rekonfigurasi model bisnis secara inkremental. Secara praktis, temuan penelitian ini memberikan wawasan bagi manajemen dalam menyelaraskan adopsi teknologi dengan logika model bisnis untuk mendukung keberlanjutan organisasi.