2017_TS_PP_Sonia Vianitya Kusuma-29115104_Full Text
PUBLIC Open In Flipbook Kartika Ringkasan
Pariwisata merupakan sektor yang sangat berdampak besar terhadap devisa negara Indonesia, karena sektor ini menempati rangking 4 dari rangking devisa pariwisata terhadap 11 ekspor barang terbesar berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata. Selain itu juga perkembangan sektor pariwisata sudah semakin maju terbukti dari berbagai penghargaan yang diterima oleh Indonesia dari ASEAN, PBB, hingga halal tourism di tahun 2015-2016. Ini terjadi akibat meningkatnya jumlah wisatawan dari tahun ke tahun meningkat. Provinsi Jawa Barat adalah Provinsi yang paling sering dikunjungi. Bandung Life Park merupakan bisnis pariwisata yang mengintegrasikan berbagai sektor dalam satu kawasan. Namun dalam merancang konsep kawasan wisata baru perlu melihat tren wisata agar perencanaan sesuai dengan minat wisatawan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji rencana konsep kawasan wisata Bandung Life Park yang terintegrasi serta memiliki keunggulan dan daya tarik berbeda terhadap konsep wisata lainnya.
Diperlukan analisis terkait internal dan ekternal manajamen dan area pengembangan dengan menggunakan analisis SWOT yang berujuan untuk mengenali kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang menjadi dasar munculnya berbagai jenis wisata. Selanjutnya analisis ANOVA digunakan untuk mengetahui ketertarikan wisatawan terhadap setiap jenis wisata yang ditawarkan. Analisis terhadap aspek manajemen menggunakan Segmentasi, Target, dan Penentuan Posisi (STP) bertujuan untuk lebih memahami pangsa pasar dan atraksiatraksi yang perlu dirancang. Sedangkan untuk detail keunggulan dan perbedaan antara Bandung Life Park dengan pesaing dianalisis dengan analisis 4P mengenai produk, harga, tempat, dan promosi.
Setelah melakukan semua analisis, diketahui bahwa Kriya Tekstil, Qur’an Village, Agrowisata, serta Olahraga dan Permainan merupakan jenis wisata yang bisa ditawarkan Bandung Life Park dengan tetap mempertimbangkan konsep wisata dan aspek wisata lainnya yaitu motivasi, jenis wisata, kegiatan wisata, dan atraksi budaya. Ditemukan juga pangsa pasar setiap jenis wisata. Pada kriya tekstil, hanya wisatawan dengan usia, jenis kelamin, pendapatan tertentu yang tertarik terhadap kriya tekstil. Pada Qur’an Village, wisatawan dengan usia dan jenis kelamin apapun serta pendapatan berapapun semua tertarik terhadap Qur’anVillage. Sedangkan jenis wisata Agrowisata dan juga Olahraga dan Permainan memiliki kesamaan yaitu hanya pada usia dan pendapatan tertentu tertarik terhadap Agrowisata dan juga Olahraga dan Permainan namun baik laki-laki maupun wanita tertarik pada kedua hal tersebut. Selain jenis wisata yaitu berbagai pilihan atraksi wisata dari setiap jenis wisata yaitu Khazanah Kriya Tekstil focus pada Modern Fashion (Fashion Muslim), Khazanah Taman Qur’an fokus pada content Al Qur’an (audiovisual), perkembangan Hidroponik (Penanaman Hemat Air), dan berkuda sambil memanah menggunakan kostum pahlawan. Pengalaman yang disuguhkan oleh atraksi-atraksi wisata tersebut ialah keunggulan dan daya tarik yang berbeda.
Desain pariwisata terpadu Bandung Life Park mengakomodir beragam jenis wisata dalam satu kawasan yaitu Kriya Tekstil, Qur’an Village, Agrowisata, serta Olahraga dan Permainan. Oleh sebab itu konsep wisata terpadu Bandung Life Park yang dilengkapi dengan berbagai atraksi memiliki daya tarik yang tinggi terhadap wisatawan karena menyediakan berbagai kebutuhan dan keinginan wisatawan. Selain itu desain paariwisata terpadu dapat
Perpustakaan Digital ITB