Penelitian ini mengkaji bagaimana sebuah perusahaan rintisan fast-moving
consumer goods (FMCG) bermodal ventura dapat mengatasi krisis profitabilitas
yang timbul setelah masuknya para pesaing bermodal besar. Perusahaan tersebut
adalah penggerak awal yang menciptakan dan memimpin sebuah kategori produk
baru selama beberapa tahun. Dalam studi ini, krisis tersebut tidak diperlakukan
sebagai kegagalan finansial, melainkan sebagai biaya finansial dari fondasi
strategi yang tidak dibangun. Di pasar yang belum terkontestasi, fondasi yang
belum dibangun itu tidak menimbulkan biaya yang terlihat, karena pasar itu sendiri
menjalankan peran yang biasanya dijalankan oleh strategi. Pertumbuhan datang
tanpa trade-off, target tercapai tanpa rujukan kompetitif, dan ekspansi tidak
dihukum oleh pesaing yang kuat. Namun, ketika kompetisi datang, defisit yang
terakumulasi, yang dalam studi ini disebut utang strategis, ditagih beserta
bunganya dalam laporan laba rugi. Dalam penelitian ini, desain studi kasus
tunggal kualitatif digunakan, dan Rumelt (2011) serta Porter (1996) diterapkan
sebagai kategori pengodean atas data perusahaan. Berdasarkan analisis ini, enam
kesenjangan fondasi strategi teridentifikasi pada area pengukuran, penetapan
target, gerbang investasi, disiplin portofolio, ekonomi kanal, dan tata kelola data.
Setiap kesenjangan ditelusuri melalui rantai kausal dari kesenjangan menuju
perilaku manajerial yang teramati, lalu ke mekanisme laba rugi, dan kemudian ke
dampak yang terkuantifikasi. Hasilnya dirangkum dalam sebuah strategic gap
ledger, dan ledger ini merupakan kontribusi empiris utama dari studi ini. Setelah
itu, analisis Five Forces dan VRIO dilakukan dan dipadukan melalui matriks
SWOT-TOWS. Hasil akhirnya adalah strategi diferensiasi terfokus dengan lima
tuas taktis, dan setiap tuas menutup satu kesenjangan dalam ledger. Secara
keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa fondasi strategi harus dibangun pada
fase blue ocean, justru ketika fondasi itu tampak paling tidak diperlukan.
Ketiadaannya baru ditagih setelah peralihan menuju kompetisi yang terkontestasi,
ketika biaya untuk memperbaikinya telah berlipat ganda. Perusahaan studi kasus
dan seluruh pihak lain diberi nama samaran, dan seluruh nilai finansial,
persentase, serta sebagian tanggal disamarkan secara sistematis. Temuan yang
terkuantifikasi dibatasi berdasarkan embargo akses yang menyertai tesis ini.
Perpustakaan Digital ITB