digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER Adam Yosefauzan Hidayatullah
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

Fokus penelitian ini adalah penilaian dan kinerja keuangan PT Astra International Tbk (ASII), sebuah konglomerat terkemuka dan beragam di Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penilaian intrinsik dan relatif dengan tujuan memahami kondisi aktual posisi pasar perusahaan dan potensi investasinya. Model menunjukkan bahwa nilai intrinsik per saham ASII yang dihitung menggunakan model Discounted Cash Flow (DCF) sekitar IDR 8950, sehingga harga pasar sebesar IDR 5081,25 berada jauh dibawah nilai intrinsik. Hal ini menunjukkan bahwa ASII sebenarnya dinilai terlalu tinggi oleh pasar. Untuk menentukan nilai penilaian relatif ASII, rasio-rasio kunci seperti Price-to-Earnings (P/E), Price-to-Book Value (PBV), dan Enterprise Value to EBITDA (EV/EBITDA) dipilih sebagai acuan dibandingkan dengan sektor otomotif, logistik, dan manufaktur sesuai dengan industri. Meskipun rasio P/E ASII sebesar 6,08x lebih rendah dari rata-rata peers sebesar 7,90x, rasio PBV dan EV/EBITDA ASII lebih tinggi dari rata-rata peers masing-masing, menunjukkan bahwa ASII dinilai terlalu tinggi dari sudut pandang pasar secara umum. EV/EBITDA menjadi rasio utama yang diperhatikan karena mencakup aspek operasional dan struktur modal, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif untuk penilaian. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti bahwa analisis kinerja keuangan dilakukan berdasarkan rasio-rasio seperti profitabilitas, likuiditas, aktivitas, dan solvabilitas, untuk memeriksa dan memastikan aspek keuangan ASII secara keseluruhan. Meskipun demikian, kesimpulan akhir dari kedua rekomendasi tersebut adalah merekomendasikan pembelian saham pada level saat ini, dan disarankan kepada perusahaan untuk mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan transparansi, mendiversifikasi pasar, dan berinovasi guna meningkatkan nilai jangka panjang.