2023_TS_PP_Benaya Sutami Winowoda_29121419-Full Thesis.pdf
PUBLIC Open In Flipbook Yose Ali Rahman
PLN UIP JBB merupakan salah satu unit bisnis PLN yang bertanggung pada
pembangunan infrastruktur kelistrikan dengan area kerja wilayah DKI Jakarta,
Provinsi Banten dan sekitarnya. Salah satu proyek strategis nasional PLN adalah
proyek transmission line 500 kV Cawang Baru II/Cililitan-Gandul dengan target
COD pada tahun 2026. Keterlambatan penyelesaian proyek ini dan tidak
terpenuhinya harapan pemangku kepentingan secara maksimal tentu akan
berdampak luas baik pada operasional system kelistrikan, dampak kinerja
keuangan PLN, dampak sosial, dampak lingkungan, maupun dampak langsung
bagi kinerja dan citra PLN UIP JBB. Penelitian ini bertujuan untuk membantu
pihak manajemen dalam mengambil keputusan terkait desain transmission line
terbaik pada proyek transmission line 500 kV Cawang-Gandul, sehingga
penyelesaian proyek dapat tepat waktu serta sesuai dengan harapan pemangku
kepentingan. Pada penelitian ini, beberapa pendekatan metodologi digunakan
untuk mendapatkan pemahaman yang lebih luas dan utuh. Pendekatan Problem
Tree Analysis yang digabungkan dengan brainstorming dan teknik wawancara
terstruktur digunakan untuk eksplorasi isu-isu bisnis. Dua Pendekatan yang saling
melengkapi yaitu Value-Focused Thinking (VFT) dan metode Stakeholder Analysis
digunakan untuk merumuskan harapan dari pemangku kepentingan dan akan
menjadi pedoman untuk merumuskan alternatif strategi. Dengan teknik wawancara
terstruktur, dirumuskan 4 (empat) alternatif strategi dalam bentuk desain
transmission line yaitu (1) Compact Lattice Tower; (2) Underground Cable; (3)
Combine Design (Compact Lattice Tower + Underground Cable); dan (4) Steel
Pole Tower. Pendekatan metodologi berikutnya menggunakan Analytic Hierarchy
Process (AHP) untuk menentukan desain transmission line terbaik dan kemudian
dianalisis menggunakan bantuan perangkat lunak Super Decision AHP. Hasil dari
penelitian ini diketahui bahwa desain Underground Cable merupakan alternatif
desain terbaik yang dapat diimplementasikan pada proyek Cawang-Gandul
dengan beberapa keunggulan yaitu minim konflik sosial, mudah dalam tahap
implementasi dan pelaksanaan pekerjaan yang relative lebih cepat. Tahap akhir
penelitian adalah membuat rencana implementasi, dimana pendekatan yang
digunakan adalah metode 5W+1H (What, When, Where, Who, When, dan How).
Perpustakaan Digital ITB