digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Klinik Gigi “X” telah menerapkan kualitas pelayanan yang baik namun tidak menjamin tingginya kunjungan pasien ke klinik. Klinik ini berdiri sejak tahun 2015 dan pada tahun 2021 yang lalu, jumlah kunjungan pasien masih tidak terduga. Masalah yang dihadapi oleh klinik gigi “X” adalah karena masih belum adanya strategi pemasaran dan masalah standar kualitas pegawai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memmberikan beberapa strategi pemasaran pelayanan Klinik Gigi “X” sehingga dapat mengekspos kualitas pelayanan klinik gigi dan mampu meningkatkan jumlah kunjungan pasien. Pada pengusulan strategi, penelitian ini mencakup analisis internal dan eksternal, SWOT, serta Root Causes Analysis. Analisis dimulai dari wawancara awal dengan pasien dan karyawan klinik, analisis eksternal terdiri dari Analisis PEST, Porter's 5 Forces, dan Analisis Pesaing, sedangkan analisis internal terdiri dari Bauran Pemasaran 7P, The Resources Based View, dan VRIO Analisis. Analisis dilengkapi dengan SWOT dan Root Causes Analysis. Akar masalah perusahaan adalah pada 'Promosi' yang menyebabkan klinik gigi mendapat jumlah pasien yang tidak terduga. Kemudian Matriks TOWS digunakan untuk mengusulkan strategi berdasarkan Analisis SWOT, strategi-strategi tersebut dirumuskan kemudian diurutkan berdasarkan prioritas strategi yang diusulkan. Prioritas strategi yang diusulkan Klinik Gigi “X” adalah meningkatkan strategi pemasaran dan meningkatkan pengembangan karyawan. Klinik Gigi “X” belum memiliki pegawai khusus dalam mengelola program pemasaran sehingga perlu meningkatkan strategi pemasaran dengan merekrut staf pemasaran terlebih dahulu kemudian meningkatkan strategi pemasaran lainnya dengan memperluas media pemasaran ke website, instagram, dan pemasaran offline, buat konten keterlibatan tinggi, promosi harga, dan hadiah keanggotaan. Strategi lain yang diusulkan adalah meningkatkan program pengembangan karyawan sehingga dapat meningkatkan standar kualitas karyawan.