Saat ini, PTN Gas Plant memproses gas ikutan dari gas boot PTN Gathering Station. Gas
terkait diproses melalui kompresor gas Vapor Recovery Unit (VRU) sebelum diproses lebih
lanjut oleh kompresor gas AWE yang lebih besar. Setelah gas dikompresi, didinginkan dan
dipisahkan kemudian dialirkan melalui pipa keluar dan menuju turbin gas yang akan
digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan listrik untuk kegiatan operasi.
Selama setahun terakhir, kompresor gas VRU mengalami kegagalan berulang yang
menyebabkan peningkatan waktu downtime peralatan. Peningkatan downtime menyebabkan
penurunan produksi gas PTN GP karena dalam operasi saat ini gas asosiasi yang diperoleh
dari gas boot harus diproses melalui VRU sebelum gas diproses oleh kompresor AWE.
Penurunan produksi akibat downtime VRU menjadi permasalahan bisnis yang utama karena
menyebabkan penurunan potensi keuntungan dari gas plant.
Penulis mengimplementasikan Problem Tree Analysis dalam Focus Group Discussion
(FGD) dengan Subject Matter Experts (SME's) untuk menentukan akar penyebab potensial
dari solusi bisnis. Hasil analisis adalah tiga akar penyebab dan masalah mengenai kerugian
produksi terkait dengan downtime VRU dapat dikurangi dengan memecahkan salah satu
dari tiga akar penyebab tersebut. Untuk memecahkan salah satu penyebab, tiga alternatif
yang mungkin diusulkan; membeli model VRU terbaru, memodifikasi operasi kompresor
AWE yang ada, atau memindahkan unit kompresor yang tidak digunakan dari fasilitas lain
Untuk mencapai keputusan alternatif mana yang akan dipilih, penulis menggunakan
Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan Pairwise Comparisons. Survei diberikan
kepada SME untuk menentukan prioritas dalam kriteria serta hubungan setiap alternatif
berdasarkan kriteria tersebut. Dari hasil agregasi semua SME didapatkan hasil bahwa
alternatif pembelian model VRU yang lebih baru merupakan alternatif terbaik karena
memiliki bobot nilai tertinggi.
Perpustakaan Digital ITB