Jumlah pengguna internet dan jumlah pengguna smartphone di Indonesia meningkat
cukup signifikan untuk beberapa tahun kebelakang ini. Selain itu juga, jumlah pengguna mobile
banking untuk beberapa bank di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2015 ke 2019.
Perkembangan yang terjadi membuat mobile banking menjadi salah satu produk dari electronic
banking yang sedang menjadi perhatian utama bagi industri perbankan di Indonesia.
Analisis dalam studi ini dibagi menjadi dua bagian yaitu yang pertama adalah analisis untuk
menguji apakah terdapat perbedaan secara statistik antara bank yang sudah mengadopsi mobile
banking dengan yang belum mengadopsi. Analisis yang kedua adalah untuk mengetahui apakah
mobile banking mempengaruhi kinerja perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analisis dilakukan terhadap bank di Indonesia yang terdaftar di BEI untuk periode 2013 – 2019.
Metode Mann-Whitney U Test digunakan untuk melakukan analisis bagian pertama dan metode
regresi data panel dengan Fixed Effect Model digunakan untuk melakukan analisis bagian kedua.
Hasil analisis pada bagian pertama menunjukan bahwa terdapat perbedaan kinerja antara bank
yang sudah mengadopsi mobile banking dengan bank yang belum mengadopsi. Selain itu untuk
hasil analisis pada bagian kedua menunjukan bahwa mobile banking berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap kinerja bank. Pengaruh negatif mobil banking terhadap kinerja dapat
disebabkan karena belum tercapainya economic of scale dimana jumlah pengguna mobile banking
masih rendah. Namun, perlu dicatat bahwa mobile banking ini bukan satu-satunya faktor yang
mempengaruhi performansi bank. Solusi yang dapat diberikan adalah industri perbankan perlu
untuk terus mengembangkan mobile banking dan juga meningkatkan jumlah pengguna mobile
banking sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan kinerja perbankan.
Perpustakaan Digital ITB