digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Jumlah pengguna internet dan jumlah pengguna smartphone di Indonesia meningkat cukup signifikan untuk beberapa tahun kebelakang ini. Selain itu juga, jumlah pengguna mobile banking untuk beberapa bank di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2015 ke 2019. Perkembangan yang terjadi membuat mobile banking menjadi salah satu produk dari electronic banking yang sedang menjadi perhatian utama bagi industri perbankan di Indonesia. Analisis dalam studi ini dibagi menjadi dua bagian yaitu yang pertama adalah analisis untuk menguji apakah terdapat perbedaan secara statistik antara bank yang sudah mengadopsi mobile banking dengan yang belum mengadopsi. Analisis yang kedua adalah untuk mengetahui apakah mobile banking mempengaruhi kinerja perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Analisis dilakukan terhadap bank di Indonesia yang terdaftar di BEI untuk periode 2013 – 2019. Metode Mann-Whitney U Test digunakan untuk melakukan analisis bagian pertama dan metode regresi data panel dengan Fixed Effect Model digunakan untuk melakukan analisis bagian kedua. Hasil analisis pada bagian pertama menunjukan bahwa terdapat perbedaan kinerja antara bank yang sudah mengadopsi mobile banking dengan bank yang belum mengadopsi. Selain itu untuk hasil analisis pada bagian kedua menunjukan bahwa mobile banking berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja bank. Pengaruh negatif mobil banking terhadap kinerja dapat disebabkan karena belum tercapainya economic of scale dimana jumlah pengguna mobile banking masih rendah. Namun, perlu dicatat bahwa mobile banking ini bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi performansi bank. Solusi yang dapat diberikan adalah industri perbankan perlu untuk terus mengembangkan mobile banking dan juga meningkatkan jumlah pengguna mobile banking sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan kinerja perbankan.