digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER Marcella Gioretta Manuel
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 1 Marcella Gioretta Manuel
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 2 Marcella Gioretta Manuel
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 3 Marcella Gioretta Manuel
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 4 Marcella Gioretta Manuel
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

PUSTAKA Marcella Gioretta Manuel
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

Kinerja karyawan yang baik, seyogyanya dapat meningkatkan produktifitas perusahaan dan dalam jangka panjang memberikan dampak yang baik dari sisi pendapatan perusahaan. Dalam industri BPO (Business Process Outsourcing) pekerja adalah hal yang sangat fundamental untuk berjalannya bisnis, karena merupakan inti dari jasa yang diberikan kepada para klien. PT Xing Hao Technology sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di industri Call Center yang melayani bidang perbankan terutama Fintech menyadari bahwa mempertahankan karyawan yang memiliki kinerja yang baik merupakan sebuah tantangan yang hingga saat ini dihadapi oleh perusahaan, hal ini dapat dilihat dari total turnover yang tinggi. Penelitian ini berfokus kepada aktivitas melakukan identifikasi terhadap faktor-faktor keterikatan karyawan terhadap perusahaan yang dilakukan dengan cara menganalisa data yang didapat melalui kuisioner yang di berikan kepada pekerja PT Xing Hao Technology. Dalam melakukan penelitian ini, penulis meneliti dan membandingkan beberapa literature teori yang berkaitan dengan keterikatan pekerja yang di miliki oleh Delloite, Aon Hewitt yang kemudian membuat rangkaian pertanyaan dengan variabel-varibel yang berasal dari teori. Hasil temuan dari penelitian ini digunakan untuk menentukan variable mana saja yang perlu di prioritaskan yang menghasilkan keluaran say, stay dan strive, dengan tujuan agar dapat dilakukan perbaikan baik dari sisi proses kerja maupun sistem kerja di internal perusahaan. Didapatkan hasil bahwa company brand, performasi dan company practies memiliki dimensi prioritas tertinggi, sehingga indikator inilah yang menjadi faktor kritikal yang perlu di lakukan perbaikan. Dari hasil analisa tersebut, maka program yang diusulkan sebagai strategi dalam pempertahankan pekerja adalah menciptakan sebuah proses bisnis yang lebih baik antar unit, dengan metode pengukuran yang terukur. Serta memberikan media komunikasi yang dapat menjangkau seluruh karyawan.