digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - MUHAMMAD SAPTO NUGROHO
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

COVER - Muhammad Sapto Nugroho
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB I - Muhammad Sapto Nugroho
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB II - Muhammad Sapto Nugroho
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB III - Muhammad Sapto Nugroho
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB IV - Muhammad Sapto Nugroho
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB V - Muhammad Sapto Nugroho
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA - Muhammad Sapto Nugroho
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN - Muhammad Sapto Nugroho
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Perencanaan metode konstruksi merupakan hal yang penting dalam perancangan proyek konstruksi karena berkaitan langsung dengan penentuan durasi dan biaya konstruksi proyek yang dijelaskan terpisah. Perencanaan dimulai dengan pembuatan Work Breakdown Structure (WBS) dilanjutkan dengan menghitung kuantifikasi volume pekerjaan dan merancang metode konstruksi sesuai gambar dan spesifikasi proyek. Perencanaan metode diawali dengan pekerjaan persiapan yang kemudian dilanjutkan pekerjaan tanah yang terdiri dari pekerjaan galian dan timbunan. Pekerjaan dinding penahan tanah dilakukan setelah pekerjaan galian. Pekerjaan pondasi terdiri dari pekerjaan pondasi tiang pancang dan pile cap yang pekerjaannya dimulai dari utara gedung dan berakhir pada timur gedung. Pekerjaan struktur atas terdiri dari struktur baja dan struktur beton yang menggunakan struktur beton bertulang dengan metode cast in situ. Selain itu direncanakan pula pekerjaan arsitektural dan finishing yang meliputi pekerjaan dinding, pekerjaan lantai, pekerjaan kusen, pekerjaan plafond, dan pekerjaan pengecatan.