Kehadiran kewirausahaan sosial saat ini menjadi alternatif dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Kewirausahaan sosial adalah seseorang yang dapat menerapkan kemampuan kewirausahaan untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan sosial. Biasanya kewirausahaan sosial bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan dan lingkungan. Dalam menjalankan kwirausahaan sosial tentunya ada sosok dan peran dari seseorang yang dapat membantu kewirausahaan sosial dalam mencapai keberlanjutan, yaitu adalah sosok kepemimpinan wirausaha. Kepemimpinan wirausaha adalah sosok yang memiliki visi dan misi, ide dan inovasi cemerlang, dapat mengambil resiko dan menanggung tanggung jawab yang besar, dan tentunya jiwa leadership yang kuat dalam menjalankan kewirausahaan. Kidz Adventura merupakan kewirausahaan sosial yang bergerak di bidang Pendidikan, dimana Founder & CEO dari Kidz Adventura merupakan sosok kepemimpinan wirausaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran dari kepemimpinan wirausaha terhadap keberlanjutan usaha sosial, dimana peran dari Founder & CEO sebagai kepemimpinan wirusaha terhadap keberlanjutan Kidz Adventura.
Penelitian ini menggunakan studi kasus sebagai strategi dalam penelitian, dimana studi kasus dalam penelitian ini adalah pada Kidz Adventura selaku wirausaha sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam melakukan pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara kepada partisipan yang ditentukan dari latar belakangnya sebagai seorang leader, Founder & CEO, dan orang-orang yang mengetahui perannya tersebut. Wawancara dilakukan secara semi-structured, dimana peneliti memiliki daftar pertanyaan wawancara. Pada setiap wawancara, daftar pertanyaan dapat ditanyakan secara tidak terstruktur dan dapat ditambahkan atau tidak ditanyakan.
Hasil yang didapatkan dalam penelitain ini adalah peran Founder & CEO sesuai dengan 7 aspek karakteristik entrepreneurial leadership yaitu risk-taking, proactive, visioner, inovasi, eksperimen, karisma, dan kreatifitas. Peran Founder & CEO dalam mencapai keberlanjutan Kidz Adventura terlihat dari program-program yang dijalankan, dimana program desa binaan untuk membina anak-anak yang tercancam putus sekolah, dan pembinaan untuk berwirausaha kepada orang tua dari anak-anak tersebut, sehingga dari desa binaan ini sudah mencakup dua aspek triple-bottom-line yaitu sosial, dan ekonomi. Dari segi lingkungan, program Kemah Kidz Adventura menjadi program yang memiliki dampak secara tidak langsung kepada lingkungan, dimana Kidz Adventura melakukan pembinaan kepada anak-anak untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan konsep kemah di alam terbuka. Dalam mencapai keberlanjutan, Kidz Adventura juga menjual produk seperti parfume dan kartu permainan literasi, dan program Pesantren Kilat untuk menghasilkan keuntungan, dimana 25% dari keuntungan tersebut dialokasikan untuk desa binaan. Peran kepemimpinan wirausaha dapat berpengaruh dalam mencapai keberlanjutan usaha sosial.
Perpustakaan Digital ITB