PT PPI merupakan anak perusahaan dari Petron yang mengoperasikan lapangan minyak dan
gas Romeo di Provinsi Riau dibawah Kontrak Bagi Hasil (KBH) dengan Pemerintah Indonesia
selama lebih dari 90 tahun. Pada tahun 2021 KBH ini akan berakhir oleh sebab itu PPI harus
menyelesaikan seluruh tanggung jawab termasuk penyelesaian proses remediasi Tanah
Terkontaminasi Minyak (TTM) yang tersebar di seluruh wilayah operasi.
Proyek remediasi TTM dibentuk untuk melaksanakan proses remediasi namun segera disadari
bahwa ancaman terbesar untuk kesuksesan proyek ini adalah rendahnya motivasi karyawan.
Walaupun bagian lain organisasi sedang melambat, proyek remediasi TTM adalah satu-satunya
fungsi perusahaan yang beban kerjanya meningkat dan tingkat stress nya meningkat oleh karena
tekanan dari banyak pemangku kepentingan dan keterbatasan durasi proyek.
Untuk memvalidasi bahwa permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya motivasi maka
dilakukan HIS team survey serta wawancara kepada semua pemimpin dalam proyek. Hasil dari
survei dan interview memastikan informasi sebelumnya mengenai kurangnya motivasi kerja
dan umpan balik yang banyak itu kemudian dikelompokkan menjadi lima bagian. Solusi
kemudian dikembangkan untuk masing-masing kelompok dan permasalahan dipetakan untuk
memastikan bahwa solusi yang diambil sejalan dengan tema yang ada. Solusi tambahan juga
diterapkan berdasarkan teori motivasi yang digunakan yaitu yang berdasarkan pada
kemampuan kognitif untuk merasionalisasi tindakannya (teori ekspektasi, teori obyektif, dan
teori kesamaan).
Rencana implementasi selanjutnya disusun untuk memberikan urutan aktivitas dan semua
tindakan dilengkapi dengan ukuran hasil, ukuran proses, dan ukuran perilaku. Ukuran-ukuran
tersebut akan membantu dalam pengecekan kemajuan dan perubahan di masa yang akan datang,
yang dilakukan untuk menjaga upaya diskresioner pegawai berdasarkan motivasi internal.
Perpustakaan Digital ITB