digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Candra Wibawa 27115027.pdf
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Posyandu merupakan salah satu program pemerintah untuk memberikan pelayanan dan monitoring tingkat kesehatan masyarakat desa. Kader posyandu merupakan anggota masyarakat desa yang ditunjuk secara sukarela untuk mengelola posyandu. Kegiatan utama posyandu terdiri dari pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan, dan pengisian data dalam format SIP. Tingkat aktifitas kader di dalam kegiatan pengelolaan posyandu sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan kegiatan posyandu sedangkan tingkat keaktifan kader sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan pemahaman kader tentang prosedur pengelolaan posyandu. Pada kelompok Posyandu kelurahan Curug,kecamatan Bojongsari, kota Depok terdapat beberapa jenis kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan secara maksimal karena kurangnya tingkat pemahaman kader terhadap kegiatan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pengisian data dalam format SIP tidak dapat dilaksanakan secara optimal. Kegiatan pelatihan kader posyandu merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader terhadap prosedur pelaksanaan kegiatan operasional posyandu. Namun hasil observasi menunjukkan bahwa dalam jangka waktu tertentu dampak kegiatan pelatihan ini kurang memiliki pengaruh terhadap peningkatan kinerja kader posyandu sehingga kegiatan pelatihan ini harus dilakukan secara berkala. Kota Depok telah melakukan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk menyelesaikan beberapa masalah di bidang kesehatan. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa di wilayah kota Depok telah menggunakan aplikasi atau media berbasis teknologi informasi dan komunikasi bidang kesehatan pada tingkat Puskesmas sebagai lembaga kesehatan masyarakat tingkat desa sampai pada tingkat lembaga pemerintah kota namun dalam kegiatan posyandu belum ditemukan adanya penggunaan aplikasi untuk membantu kegiatan operasional. Saat ini di lingkungan kader posyandu belum ditemukan adanya pengunaan teknologi komputer dan laptop untuk membantu kegiatan operasionalnya. Sebagian besar kader posyandu sangat mendukung penggunaan teknologi namun harus diikuti dengan tersedianya sarana dan kegiatan pelatihan penggunaan teknologi tersebut. Saat ini semua kegiatan operasional posyandu masih dilakukan secara manual atau tanpa menggunakan bantuan teknologi informasi dan komunikasi. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut diperlukan sebuah kegiatan perancangan media atau aplikasi yang memiliki beberapa fasilitas untuk membantu kader posyandu pada saat melaksanakan kegiatan operasional. Selain untuk membantu kader posyandu dalam melaksanakan kegiatan operasional aplikasi ini diharapkan dapat menjadi media belajar atau media untuk mendapatkan informasi pada saat terjadi suatu masalah pada kegiatan operasional posyandu. Berdasarkan jumlah dan jenis kegiatan operasional posyandu diperlukan sebuah model desain sistem informasi yang dapat mengintegrasikan beberapa media atau fasilitas yang dibutuhkan dalam kegiatan operasional tersebut. Aplikasi berbasis web merupakan sebuah teknologi yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan beberapa fasilitas pendukung kegiatan operasional posyandu. Selain sebagai media integrasi aplikasi berbasis web sangat sesuai dengan jenis media yang digunakan oleh kader posyandu saat ini.