Platform pembelajaran digital umumnya menggunakan sebuah tone of voice yang
bersifat statis dan tetap dalam penyampaian teks antarmuka. Padahal, pengguna
memiliki preferensi yang beragam dalam menyerap informasi yang disampaikan.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi sebuah
prototipe sistem pembelajaran digital yang menerapkan personalisasi tone of voice
pada teks antarmuka sesuai dengan preferensi. Penelitian ini menggunakan
pendekatan user-centered design (UCD) dan analisis linguistik pada tingkat
sintaksis. Variasi tone of voice diadopsi berdasarkan rumusan Nielsen Norman
Group dan diimplementasikan dengan memodifikasi sintaks dan leksikal dalam
bahasa Indonesia tanpa mengubah makna dasar teks. Personalisasi diterapkan pada
beberapa pola teks antarmuka. Prototipe high-fidelity dikembangkan dalam bentuk
aplikasi berbasis web dan dibangun melalui dua iterasi desain untuk menghasilkan
lingkungan pengujian yang terkontrol. Evaluasi dilakukan menggunakan metode
A/B Testing dengan melibatkan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang
menguji versi dipersonalisasi dan versi kontrol. Aspek kebergunaan dan
pengalaman pengguna diukur menggunakan tingkat keberhasilan tugas, time on
task, System Usability Scale (SUS) , kuesioner skala Likert, serta subskala terpilih
dari Intrinsic Motivation Inventory (IMI). Analisis statistik juga dilakukan untuk
mengidentifikasi signifikansi perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa personalisasi tone of voice memiliki kecenderungan positif
terhadap peningkatan efisiensi penggunaan dan motivasi intrinsik pengguna,
khususnya pada dimensi interest/enjoyment. Namun, perbedaan yang ditemukan
belum mencapai tingkat signifikansi statistik yang disebabkan oleh keterbatasan
jumlah partisipan.
Perpustakaan Digital ITB