Article Details

STRATEGI BISNIS UNTUK PENETRASI PASAR PERUSAHAAN MANUFAKTUR: STUDI KASUS PERUSAHAAN BERKELA

Oleh   Tendy Muslihin [29320329]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Agung Wicaksono, S.T., M.Sc.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : Administrasi Bisnis
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen
Subjek :
Kata Kunci : Aplikasi Marketplace, Analisa Internal dan Eksternal, Energi Konservasi, Energi Efisiensi, Strategi Bisnis
Sumber :
Staf Input/Edit : Roosalina Vanina Viyazza   Roosalina Vanina Viyazza
File : 0 file
Tanggal Input : 19 Sep 2022

Tidak ada file


Berkela adalah perusahaan pre-startup yang fokus di energi konservasi dan efisiensi. Berkela akan menjadi sebuah perusahaan agregator bagi perusahaan yang menyediakan produk dan jasa dan juga perangkat analisis energi secara daring. Sebagai aggregator, Berkela akan menjadi marketplace bagi perusahaan yang membutuhkan produk dan jasa berkaitan dengan energi konservatif dan efisiensi. Sebagai perangkat analisis energi secara daring, Berkela akan menyediakan fitur bagi pengguna untuk melakukan penilaian dan penerapan secara mandiri saat menganalisa konsumsi energi. Saat ini Berkela sudah melewati fase ideasi dan membuat konsep. Tim sudah membuat analisis market, konsep bisnis, konsep produk dan jasa, dan model keuangan. Berkela sudah menganalisis bahwa target pelanggan dapat dari sektor pembangkit listrik, industri, bangunan dan gedung, perumahan, dan UMKM. Setiap pelanggan memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, jadi pada tugas akhir ini akan membantu untuk merumuskan strategi pada Berkela untuk penetrasi pasar perusahaan manufaktur. Analisis yang digunakan di dalam tugas akhir ini adalah internal, eksternal dan analisis kombinasi. Analisis eksternal digunakan analisis PESTEL dan Porter’s Five sedangkan analisis internal menggunakan Resource Based Value dan VRIO analisis. Hasil dari analisis internal dan eksternal akan dianalisis menggunakan SWOT analisis dan TOWS matriks untuk merumuskan strategi bagi Berkela untuk penetrasi pasar perusahaan manufaktur. Digunakan juga analisis lean startup untuk menganalisis kebutuhan fitur pada platform Berkela untuk pengembangan selanjutnya. Terakhir digunakan Diamond Model dalam penyusunan strategi rencana implementasi kepada Berkela untuk penetrasi ke pasar perusahaan manufaktur. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peluang yang cukup baik bagi Berkela untuk penetrasi ke pasar perusahaan manufaktur. Ditemukan beberapa hal yang berpotensi menjadi rintangan bagi Berkela untuk penetrasi ke pasar perusahaan manufaktur. Beberapa strategi yang terbentuk dari hasil penelitian dapat digunakan oleh Berkela dalam penetrasi ke pasar perusahaan manufaktur.