digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Gaya hidup sehat merupakan pilihan sederhana yang sangat tepat untuk dijalankan. Hiduplah dengan pola makan, pikiran, kebiasaan dan lingkungan yang sehat. Masyarakat perkotaan menyadari pentingnya gaya hidup sehat untuk menghindari penyakit ini dengan meningkatkan aktivitas fisik yang teratur dan terukur, asupan gizi seimbang, tidak merokok, menghindari konsumsi alkohol, menjalani gaya hidup bersih dan sehat dan mengelola stres, di Indonesia dikenal sebagai Hidup Sehat Bersih tingkah laku. Untuk memenuhi permintaan tren ini, akhir-akhir ini banyak muncul tempat usaha olah raga yang berada di pusat kota, dekat dengan perkantoran atau kampus. Pembentukan Flex Sport House memiliki tujuan untuk memenuhi alternatif gym yang harganya terjangkau dan ramah bagi masyarakat perkotaan. Penulis akan menganalisis strategi bisnis untuk menemukan target pasar Flex Sport House dengan mencari industri pasar sasaran di Bandung Bandung yang lebih besar. Penelitian difokuskan pada industri gaya hidup. Analisis faktor eksternal yang terkait dengan industri perusahaan akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan kerangka kerja PESTEL, Analisis Lima Kekuatan dan Pesaing Porter. Analisis faktor internal akan dilakukan dengan analisis rantai nilai. Dari analisis strategis, penelitian ini menyimpulkan bahwa diversifikasi Konglomerat, Membuat keputusan tentang tempat usaha, Melakukan kerja sama dengan pihak luar, Menciptakan pelatih baru dan meningkatkan kemampuan pelatih, dan promosi Massive melalui media sosial, mendapatkan banyak pengikut untuk diimplementasikan di Flex Sport House