Ketika pandemi COVID-19 mulai melanda Indonesia pada awal Maret 2020, masyarakat menghindari untuk keluar rumah dan lebih memilih untuk melakukan segala aktivitas dari rumah. Hal ini berdampak pada perubahan perilaku masyarakat, khususnya pembelian produk dari toko fisik (in-store) ke toko digital (ecommerce). Jumlah pembelian online selama pandemi meningkat. Berdasarkan data Twitter pada bulan Oktober 2020, sebanyak 56% pengguna menulis bahwa promo bebas ongkos kirim adalah alasan mereka melakukan pembelian online. Sebagai salah satu e-wallet di Indonesia, GoPay, melihat kondisi tersebut sebagai salah satu peluang. Terlebih, terdapat ribuan ecommerce yang telah menerima pembayaran GoPay. Untuk mengantisipasi perubahan kondisi yang terjadi dan agar dapat bersaing dengan e-wallet lainnya, GoPay perlu untuk menajamkan pemahaman akan perubahan perilaku masyarakat terkait pembelanjaan online, pemilihan pembayaran e-wallet, dan juga konsumsi media. Dengan memilih kampanye marketing dan promosi, GoPay membuat keputusan yang tepat dan tetap menjadi e-wallet terdepan selama pandemi COVID-19.
Perpustakaan Digital ITB