digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dhifan Ghani Prasetya [19020040]
Terbatas  Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan

Pengabaian keranjang belanja tetap menjadi isu kritis dalam e-commerce, yang mencerminkan kesenjangan antara minat pembelian konsumen dan penyelesaian transaksi. Isyarat promosi seperti kelangkaan dan kebutuhan mendesak banyak tertanam dalam platform digital untuk memengaruhi pengambilan keputusan konsumen. Namun, bukti empiris yang meneliti pengaruh langsungnya terhadap perilaku pengabaian keranjang belanja masih terbatas. Studi ini menyelidiki pengaruh persepsi kelangkaan dan persepsi kebutuhan mendesak terhadap perilaku pengabaian keranjang belanja di kalangan pengguna Shopee. Penelitian ini mengadopsi desain penjelasan kuantitatif menggunakan survei lintas sektoral terhadap 223 responden yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melakukan uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Temuan menunjukkan bahwa baik persepsi kelangkaan maupun persepsi kebutuhan mendesak secara signifikan memengaruhi perilaku pengabaian keranjang belanja, dengan kebutuhan mendesak menunjukkan pengaruh yang lebih kuat. Model ini menjelaskan sebagian besar varians dalam pengabaian keranjang belanja, menunjukkan bahwa persepsi isyarat promosi memainkan peran penting dalam membentuk hasil transaksi. Studi ini memperluas penelitian isyarat promosi dari niat pembelian ke perilaku pembayaran aktual dan memberikan wawasan praktis untuk mengoptimalkan strategi promosi digital.