digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Studi ini meneliti strategi optimasi visibilitas pasar untuk JSR Rimpang Tea, minuman kesehatan herbal yang berkinerja buruk yang dijual di platform Shopee di Indonesia. Meskipun persepsi kualitas produknya kuat, JSR Rimpang Tea mengalami kinerja penjualan yang lemah terutama karena visibilitas algoritmik yang terbatas, penemuan organik yang rendah, dan kurangnya bukti sosial, bukan karena kekurangan produk. Menggunakan pendekatan studi kasus metode campuran, penelitian ini mengintegrasikan data kinerja pasar kuantitatif dari Shopee Analytics, survei konsumen terhadap 200 responden, benchmarking kompetitif menggunakan kerangka kerja bauran pemasaran 4P, dan wawasan kualitatif dari wawancara terstruktur dengan pemilik bisnis. Temuan menunjukkan bahwa mekanisme algoritmik Shopee—khususnya peringkat pencarian, sinyal keterlibatan, dan sistem rekomendasi—memainkan peran penting dalam mendorong perilaku pembelian semi-impulsif dalam konteks UKM yang terbatas sumber daya. Studi ini mengembangkan kerangka kerja optimasi visibilitas pasar yang diprioritaskan dan berorientasi pada UKM yang menekankan strategi berdampak tinggi dan berbiaya rendah seperti optimasi kata kunci, akumulasi ulasan sistematis, penyesuaian harga berdasarkan tingkatan nilai, partisipasi dalam flash sale, dan kolaborasi influencer selektif. Kerangka kerja ini memberikan panduan praktis bagi UKM dengan anggaran dan kapasitas organisasi terbatas untuk meningkatkan visibilitas dan kinerja penjualan. Studi ini memberikan wawasan spesifik konteks tentang dinamika e-commerce Indonesia dan menawarkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan kinerja pasar digital dalam kategori minuman herbal fungsional.