Pertumbuhan Tiktok yang sangat pesat sebagai platform e-commerce terbesar kedua Indonesia, tidak hanya memberikan impact positive terhadap beberapa pedagang Indonesia namun juga memberikan tantangan untuk bisa tumbuh di pasar yang penuh inovasi dibandingkan platform - platform lain pada umumnya. Reseller CCTV kesulitan menghasilkan penjualan signifikan karena kesenjangan kapabilitas sistematis. Penelitian ini mengembangkan strategi pemasaran digital komprehensif untuk meningkatkan pendapatan penjualan produk CCTV budget di TikTok melalui analisis gap triangulasi, kerangka strategis SWOT/TOWS, dan metodologi RACE (Reach-Act-Convert-Engage) yang diterapkan pada Eyesec CCTV, reseller kamera keamanan Indonesia.
Analisis mengidentifikasi enam kesenjangan kapabilitas kritis: kurangnya penonton pada saat live stream (di bawah ambang minimum yang layak atau category performances), tidak ada kampanye video pre-heat, tidak ada kemitraan influencer, tidak ada optimasi GMV (kehilangan peningkatan traffic dan conversion boost), tidak ada stiker OBS interaktif (kehilangan peningkatan engagement), dan background 3D amatir (lebih rendah viewers untuk bisa klik live room). Kesenjangan ini mengarahkan pada masalah yang berupaya untuk diselesaikan yaitu penjualan. Analisis eksternal mengungkap peluang substansial dari pertumbuhan eksplosif TikTok dan permintaan keamanan kelas menengah yang belum terlayani (kesenjangan penetrasi), sambil menghadapi ancaman dari Bardi yang dominan, perang harga, dan volatilitas platform.
Strategi terintegrasi tiga pilar mengatasi kesenjangan ini melalui Kerangka RACE untuk memastikan perusahaan mengeksekusi semua tahap funnel pemasaran dengan baik. Penelitian ini memvalidasi kerangka teoretis untuk kesuksesan perdagangan TikTok dalam konteks UKM Indonesia sambil menyediakan kerangka strategis yang actionable dan menyeimbangkan pertumbuhan dengan kehati-hatian finansial. Analisis gap triangulasi menawarkan metodologi penilaian kompetitif yang dapat direplikasi untuk perdagangan sosial. Kesuksesan bergantung pada eksekusi yang disiplin dan pembelajaran berkelanjutan, dengan tindakan segera sangat penting karena jendela peluang pasar menyempit selama fase konsolidasi.
Perpustakaan Digital ITB